Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menerapkan Penilaian Autentik pada Kurikulum Merdeka

Authors

  • ID Siti Juraidah Hasibuan UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, Indonesia Indonesia Author
  • ID Rahmad Husain Lubis Universitas Islam Negeri Syehk Ali Hasan Ahmad Addary,Indonesia Indonesia Author
  • ID Hotnida Siregar Universitas Islam Negeri Syehk Ali Hasan Ahmad Addary,Indonesia Indonesia Author
  • ID Muhammad Darwis Dasopang Universitas Islam Negeri Syehk Ali Hasan Ahmad Addary,Indonesia Indonesia Author
  • ID Irwandi Sihombing Universitas Islam Negeri Syehk Ali Hasan Ahmad Addary,Indonesia Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.66914/q1a5a637

Keywords:

Asesmen Autentik, Kurikulum Merdeka, Pendidikan Agama Islam, Pembelajaran, Tinjauan Pustaka Sistematis

Abstract

Penerapan Kurikulum Merdeka sejak tahun 2022 menjadi upaya transformasi pendidikan Indonesia menuju pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, fleksibel, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi abad ke-21. Salah satu komponen penting dalam kurikulum ini adalah asesmen autentik yang berfungsi menilai kemampuan peserta didik secara menyeluruh pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotor melalui tugas-tugas yang relevan dengan kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi asesmen autentik dalam Kurikulum Merdeka pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), mengidentifikasi tantangan yang dihadapi guru, serta mengkaji strategi yang digunakan untuk mengoptimalkan pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis berbagai artikel ilmiah, jurnal nasional dan internasional, serta dokumen yang relevan dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru PAI menerapkan berbagai strategi asesmen autentik, seperti penilaian portofolio, proyek, unjuk kerja, observasi sikap, penilaian diri, dan penilaian teman sebaya yang didukung oleh pemanfaatan teknologi digital. Strategi tersebut terbukti mampu meningkatkan keterlibatan, motivasi, kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, kolaborasi, komunikasi, serta hasil belajar peserta didik. Namun, implementasi asesmen autentik masih menghadapi berbagai kendala, antara lain keterbatasan kompetensi guru, kurangnya instrumen dan rubrik penilaian, beban administrasi yang tinggi, keterbatasan waktu dan fasilitas, serta kesenjangan kemampuan teknologi. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan berkelanjutan, penguatan literasi asesmen, penyediaan instrumen yang kontekstual, serta dukungan kebijakan dan infrastruktur yang memadai. Dengan demikian, asesmen autentik memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan mendukung pencapaian tujuan Kurikulum Merdeka secara efektif.

 

 

References

Astuti, Mardiah, Fajri Ismail, Siti Fatimah, Weni Puspita, and Herlina Herlina. 2024. “The Relevance Of The Merdeka Curriculum In Improving The Quality Of Islamic Education In Indonesia.” International Journal of Learning, Teaching and Educational Research 23(6):56–72. doi:10.26803/ijlter.23.6.3.

Gary, Dia. 2024. “Authentic Assessment.” Pp. 71–79 in Fundamentals of Early Childhood Assessment. New York: Routledge.

Hassan, Nurulhuda, Mohd Nazri Abd Rahman, and Bambang Sumintono. 2024. “Enhancing Integration of Technology in Authentic Assessment for Education: A Structured Review.” Journal of Advanced Research in Applied Sciences and Engineering Technology 58–78. doi:10.37934/araset.54.2.5878.

Kaffah Hemas Safitri, Evie Sofiyah, Suherli Kusmana, and Jaja. 2024. “Authentic Assessment Based on Higher Order Thinking Skills in Improving Student Literacy.” British Journal of Teacher Education and Pedagogy 3(3):172–81. doi:10.32996/bjtep.2024.3.3.14.

Maulisa, Maulisa, Eka Sri Rahmawati, and Habib Zainuri. 2025. “Learning Methods for Islamic Religious Education in the Merdeka Curriculum.” ISTIFHAM: Journal Of Islamic Studies 238–48. doi:10.71039/istifham.v2i3.69.

Mujiburrahman, Mujiburrahman, I. Gede Ratnaya, I. Gusti Lanang Agung Parwata, and I. Dewa Ayu Made Budhyani. 2025. “Evaluation of the Merdeka Curriculum in Educational Institutions: A Systematic Literature Review of Strategies, Challenges, and Student Learning Outcomes.” Jurnal Paedagogy 12(4):1255–68. doi:10.33394/jp.v12i4.17078.

Mundiatul Mila, and Muhammad Zuhdi. 2025. “Curriculum Development and Educational Practices for Islamic Education: An Analysis of the Merdeka Curriculum at Integrated Islamic Junior High School in Indonesia.” Bulletin of Indonesian Islamic Studies 4(2):718–37. doi:10.51214/biis.v4i2.1652.

Nur ‘Azah, Muh Ibnu Sholeh, Sahri, Bambang Wahrudin, and Hawwin Muzakki. 2024. “Management Challenges in Implementing the Merdeka Curriculum.” Al-Hayat: Journal of Islamic Education 8(3):1051–71. doi:10.35723/ajie.v8i3.711.

Prahastina, Lara, Mintasih Indriayu, and Matsuri Matsuri. 2024. “Exploring the Effectiveness of the Merdeka Curriculum in Promoting Effective Learning Practices.” JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) 10(3):111. doi:10.29210/020244113.

Rohmiati, Emi. 2025. “The Use of Digital Media in Learning Islamic Religious Education: Opportunities and Challenges.” Urwatul Wutsqo: Jurnal Studi Kependidikan Dan Keislaman 14(1):33–45. doi:10.54437/urwatulwutsqo.v14i1.1952.

Rosal, Hanna Claire O. 2024. “Narratives of Technology and Livelihood Education Teachers in the Use of Authentic Assessment.” Journal of Education, Learning, and Management 1(2):27–40. doi:10.69739/jelm.v1i2.173.

Susani, Rosendi Galih. 2018. “THE IMPLEMENTATION OF AUTHENTIC ASSESSMENT IN EXTENSIVE READING.” International Journal of Education 11(1):87. doi:10.17509/ije.v11i1.9113.

Downloads

Published

2026-06-23

Issue

Section

Articles