Membangun Desa Bersih dan Sehat melalui Kolaborasi dan Edukasi Lingkungan di Desa Kedung Pengawas

Authors

  • ID Aura Tria Hunny Septiana Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Indonesia Author
  • ID Vera Pariska Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Indonesia Author
  • ID Silmi Hafizha Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Indonesia Author
  • ID Saiful Rizky Ramadhan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Indonesia Author
  • ID Rizki Maulana Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Indonesia Author
  • ID Rama Sigit Nugraha Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Indonesia Author
  • ID Oktavia Ramadhani Riansyah Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Indonesia Author
  • ID Nindita Augustin Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Indonesia Author
  • ID Muhammad Fikhri Al Bukhari Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Indonesia Author
  • ID Mohamad Iqbal Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Indonesia Author
  • ID Meidita Salsabila Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Indonesia Author
  • ID Muhammad Fauzi Aditya Firdaus Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Indonesia Author
  • ID Husnaya Amelia Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Indonesia Author
  • ID Rycha Kuwara Sari Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.66914/542x1026

Keywords:

KKN, community empowerment, digital literacy, waste management, gotong royong, Kedung Pengawas Village, KKN, pemberdayaan masyarakat, literasi digital, pengelolaan sampah, gotong royong, Desa Kedung Pengawas

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik merupakan bentuk pengabdian perguruan tinggi yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan masyarakat. Artikel ini mendokumentasikan dan menganalisis secara kritis pelaksanaan program KKN di Desa Kedung Pengawas, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dengan fokus pada pengelolaan lingkungan, penyediaan fasilitas publik, dan peningkatan literasi digital. Permasalahan utama meliputi pengelolaan sampah yang belum optimal, keterbatasan fasilitas umum, serta rendahnya kewaspadaan terhadap penipuan digital. Melalui pendekatan participatory action research (PAR) dan pemberdayaan berbasis komunitas, dilaksanakan enam program kerja, yaitu edukasi penipuan digital, pembuatan wadah sampah terpilah, pembangunan taman bermain anak, pemasangan tiang pull-up, pemasangan papan peringatan, serta kerja bakti dan penghijauan. Hasil menunjukkan peningkatan kesadaran lingkungan, kebiasaan pemilahan sampah, kewaspadaan terhadap kejahatan siber, serta tersedianya fasilitas publik yang bermanfaat. Program ini menegaskan bahwa kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat efektif dalam mendorong perubahan sosial yang berkelanjutan.

Kata kunci: KKN, pemberdayaan masyarakat, literasi digital, pengelolaan sampah, gotong royong, Desa Kedung Pengawas

Abstract:

The Thematic Community Service Learning (KKN) is a form of community service by higher education institutions that integrates academic knowledge with the needs of the community. This article documents and critically analyzes the implementation of the KKN program in Kedung Pengawas Village, Bekasi Regency, West Java, focusing on environmental management, the provision of public facilities, and the improvement of digital literacy. The main issues include suboptimal waste management, limited public facilities, and low awareness of digital fraud. Through a participatory action research (PAR) approach and community-based empowerment, six programs were implemented: education on digital fraud, the creation of sorted waste bins, the construction of a children’s playground, the installation of pull-up bars, the installation of warning signs, as well as community service and greening initiatives. The results showed an increase in environmental awareness, waste sorting habits, and vigilance against cybercrime, as well as the availability of useful public facilities. This program underscores that collaboration between students and the community is effective in driving sustainable social change.

Keywords: KKN, community empowerment, digital literacy, waste management, gotong royong, Kedung Pengawas Village

References

Astuti, R. D., & Febrianto, A. (2021). Efektivitas program pemilahan sampah berbasis komunitas di desa terpencil: Analisis faktor motivasi, kemampuan, dan pemicu perilaku. Jurnal Lingkungan Dan Pembangunan Berkelanjutan, 5(2), 88–104. https://doi.org/https://doi.org/10.21776/ub.jlpb.2021.005.02.05

Aziz, N. F., & Noh, N. M. (2020). Play spaces for children in residential areas: Environmental affordances and children’s physical and social development. International. Journal of Environmental Research and Public Health, 17(14), 5194. https://doi.org/https://doi.org/10.3390/ijerph17145194

Badan Reserse Kriminal Polri (Bareskrim). (2022). Laporan tahunan tindak pidana siber Indonesia 2022. Mabes Polri. https://www.polri.go.id/laporan-siber-2022

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). SAGE Publications. https://doi.org/https://doi.org/10.1080/09500790.2014.946584

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes). (2022). Profil kesehatan Indonesia. Kemenkes RI. https://www.kemkes.go.id/downloads/resources/download/pusdatin/profil-kesehatan-indonesia/profil-kesehatan-indonesia-tahun-2022.pdf

Kementerian Komunikasi dan Informatika (kominfo). (2021). Indeks literasi digital nasional Indonesia. Kominfo RI. https://aptika.kominfo.go.id/2021/08/indeks-literasi-digital-nasional-2021/

Makmur, M., & Rohana, S. (2023). Revitalisasi Gotong Royong sebagai Modal Sosial dalam Pembangunan Desa Berkelanjutan. Jurnal Sosiologi Pedesaan, 11(1), 120–138. https://doi.org/https://doi.org/10.22500/sodality.v11i1.38891

Pratama, R., & Hermawati, S. (2022). Literasi digital masyarakat pedesaan di era pandemi: Tantangan dan strategi intervensi. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 20(1), 78–92. https://doi.org/https://doi.org/10.46937/20202238523

Rahayu, F., Nurdian, Y., & Widyaharma, S. (2022). Peningkatan kesadaran masyarakat pedesaan terhadap kejahatan siber melalui pendekatan edukasi berbasis komunitas. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 2(4), 379–391. https://doi.org/https://doi.org/10.52436/1.jpmi.652

Suryani, L., & Fatimah, D. N. (2021). KKN sebagai wahana pemberdayaan masyarakat: Kajian teoritis dan empiris. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 2(1), 12–24. https://doi.org/https://doi.org/10.36526/jpmn.v2i1.789

Suryani, L., Purwaningsih, E., & Hadi, S. (2021). Transformasi KKN menuju Model Pemberdayaan Berbasis Komunitas: Studi Kasus di Indonesia. Jurnal Inovasi Pendidikan Tinggi, 6(2), 211–228.

Wardhani, P. K., Fitriasih, S. H., & Supriadi, A. (2021). Penerapan Participatory Action Research dalam Program Pemberdayaan Masyarakat Desa. Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(3), 305–316. https://doi.org/https://doi.org/10.12928/jp.v5i3.3765

WHO. (2022). Integrated vector management for malaria and other vector-borne diseases: Global strategy and implementation framework. WHO Press. https://www.who.int/publications/i/item/9789240036086

Downloads

Published

2026-07-06

Issue

Section

Articles