Membangun Desa Bersih dan Sehat melalui Kolaborasi dan Edukasi Lingkungan di Desa Kedung Pengawas
DOI:
https://doi.org/10.66914/542x1026Keywords:
KKN, community empowerment, digital literacy, waste management, gotong royong, Kedung Pengawas Village, KKN, pemberdayaan masyarakat, literasi digital, pengelolaan sampah, gotong royong, Desa Kedung PengawasAbstract
Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik merupakan bentuk pengabdian perguruan tinggi yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan masyarakat. Artikel ini mendokumentasikan dan menganalisis secara kritis pelaksanaan program KKN di Desa Kedung Pengawas, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dengan fokus pada pengelolaan lingkungan, penyediaan fasilitas publik, dan peningkatan literasi digital. Permasalahan utama meliputi pengelolaan sampah yang belum optimal, keterbatasan fasilitas umum, serta rendahnya kewaspadaan terhadap penipuan digital. Melalui pendekatan participatory action research (PAR) dan pemberdayaan berbasis komunitas, dilaksanakan enam program kerja, yaitu edukasi penipuan digital, pembuatan wadah sampah terpilah, pembangunan taman bermain anak, pemasangan tiang pull-up, pemasangan papan peringatan, serta kerja bakti dan penghijauan. Hasil menunjukkan peningkatan kesadaran lingkungan, kebiasaan pemilahan sampah, kewaspadaan terhadap kejahatan siber, serta tersedianya fasilitas publik yang bermanfaat. Program ini menegaskan bahwa kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat efektif dalam mendorong perubahan sosial yang berkelanjutan.
Kata kunci: KKN, pemberdayaan masyarakat, literasi digital, pengelolaan sampah, gotong royong, Desa Kedung Pengawas
Abstract:
The Thematic Community Service Learning (KKN) is a form of community service by higher education institutions that integrates academic knowledge with the needs of the community. This article documents and critically analyzes the implementation of the KKN program in Kedung Pengawas Village, Bekasi Regency, West Java, focusing on environmental management, the provision of public facilities, and the improvement of digital literacy. The main issues include suboptimal waste management, limited public facilities, and low awareness of digital fraud. Through a participatory action research (PAR) approach and community-based empowerment, six programs were implemented: education on digital fraud, the creation of sorted waste bins, the construction of a children’s playground, the installation of pull-up bars, the installation of warning signs, as well as community service and greening initiatives. The results showed an increase in environmental awareness, waste sorting habits, and vigilance against cybercrime, as well as the availability of useful public facilities. This program underscores that collaboration between students and the community is effective in driving sustainable social change.
Keywords: KKN, community empowerment, digital literacy, waste management, gotong royong, Kedung Pengawas Village
References
Astuti, R. D., & Febrianto, A. (2021). Efektivitas program pemilahan sampah berbasis komunitas di desa terpencil: Analisis faktor motivasi, kemampuan, dan pemicu perilaku. Jurnal Lingkungan Dan Pembangunan Berkelanjutan, 5(2), 88–104. https://doi.org/https://doi.org/10.21776/ub.jlpb.2021.005.02.05
Aziz, N. F., & Noh, N. M. (2020). Play spaces for children in residential areas: Environmental affordances and children’s physical and social development. International. Journal of Environmental Research and Public Health, 17(14), 5194. https://doi.org/https://doi.org/10.3390/ijerph17145194
Badan Reserse Kriminal Polri (Bareskrim). (2022). Laporan tahunan tindak pidana siber Indonesia 2022. Mabes Polri. https://www.polri.go.id/laporan-siber-2022
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). SAGE Publications. https://doi.org/https://doi.org/10.1080/09500790.2014.946584
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes). (2022). Profil kesehatan Indonesia. Kemenkes RI. https://www.kemkes.go.id/downloads/resources/download/pusdatin/profil-kesehatan-indonesia/profil-kesehatan-indonesia-tahun-2022.pdf
Kementerian Komunikasi dan Informatika (kominfo). (2021). Indeks literasi digital nasional Indonesia. Kominfo RI. https://aptika.kominfo.go.id/2021/08/indeks-literasi-digital-nasional-2021/
Makmur, M., & Rohana, S. (2023). Revitalisasi Gotong Royong sebagai Modal Sosial dalam Pembangunan Desa Berkelanjutan. Jurnal Sosiologi Pedesaan, 11(1), 120–138. https://doi.org/https://doi.org/10.22500/sodality.v11i1.38891
Pratama, R., & Hermawati, S. (2022). Literasi digital masyarakat pedesaan di era pandemi: Tantangan dan strategi intervensi. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 20(1), 78–92. https://doi.org/https://doi.org/10.46937/20202238523
Rahayu, F., Nurdian, Y., & Widyaharma, S. (2022). Peningkatan kesadaran masyarakat pedesaan terhadap kejahatan siber melalui pendekatan edukasi berbasis komunitas. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 2(4), 379–391. https://doi.org/https://doi.org/10.52436/1.jpmi.652
Suryani, L., & Fatimah, D. N. (2021). KKN sebagai wahana pemberdayaan masyarakat: Kajian teoritis dan empiris. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 2(1), 12–24. https://doi.org/https://doi.org/10.36526/jpmn.v2i1.789
Suryani, L., Purwaningsih, E., & Hadi, S. (2021). Transformasi KKN menuju Model Pemberdayaan Berbasis Komunitas: Studi Kasus di Indonesia. Jurnal Inovasi Pendidikan Tinggi, 6(2), 211–228.
Wardhani, P. K., Fitriasih, S. H., & Supriadi, A. (2021). Penerapan Participatory Action Research dalam Program Pemberdayaan Masyarakat Desa. Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(3), 305–316. https://doi.org/https://doi.org/10.12928/jp.v5i3.3765
WHO. (2022). Integrated vector management for malaria and other vector-borne diseases: Global strategy and implementation framework. WHO Press. https://www.who.int/publications/i/item/9789240036086
Downloads
-
PDF FULL TEXT
Abstract Dilihat : 31 Kali , Download: 31 Kali
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Aura Tria Hunny Septiana, Vera Pariska, Silmi Hafizha, Saiful Rizky Ramadhan, Rizki Maulana, Rama Sigit Nugraha, Oktavia Ramadhani Riansyah, Nindita Augustin, Muhammad Fikhri Al Bukhari, Mohamad Iqbal, Meidita Salsabila, Muhammad Fauzi Aditya Firdaus, Husnaya Amelia, Rycha Kuwara Sari (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Aura Tria Hunny Septiana




