Penguatan Moderasi Beragama Melalui Pemberdayaan Taman Pendidikan Al-Qur’an dan Pentas Kreasi Anak Sholeh di Desa Krikilan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten

Authors

  • ID Amarul Wildan Ahsani Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Indonesia Author
  • ID Lulu Rikha Setyanti Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Indonesia Author
  • ID Asri Arista Hutama Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Indonesia Author
  • ID Alya Nur Safitri Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Indonesia Author
  • ID Fito Zainal Abidin Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Indonesia Author
  • ID Muzaika Awalina Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Indonesia Author
  • ID Intan Lailatul Luthfiyah Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Indonesia Author
  • ID Muhammad Ridwan Qomaruddin Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Indonesia Author
  • ID Dina Nurul Kholifah Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Indonesia Author
  • ID Vembitriano Waliyyaji Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Indonesia Author
  • ID Denavi Varista Putri Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Indonesia Author
  • ID Pancar Lutvia Khoirunnisa Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Indonesia Author
  • ID Rizky Kusumawardani Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.66914/4akp8031

Keywords:

Pemberdayaan TPA, Moderasi Beragama, Participatory Action Research, Ukhuwah Islamiyah, Pentas Kreasi Anak Sholeh, TPA Empowerment, Religious Moderation, Pious Children’s Creative Performance

Abstract

Keberagaman corak keagamaan dan karakteristik Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) di Desa Krikilan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, merupakan potensi sekaligus tantangan dalam penguatan moderasi beragama dan ukhuwah Islamiyah. TPA Masjid Al-Ikhlas dan Mushola Al-Huda bercorak Nahdlatul Ulama, sedangkan TPA Masjid Al-Hidayah, Baitussalam, dan Al-Mubarok memiliki kecenderungan Muhammadiyah dan Salafi. Perbedaan tersebut menyebabkan aktivitas pembelajaran masing-masing TPA cenderung berlangsung secara terpisah sehingga ruang interaksi antarsantri masih terbatas. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan TPA sekaligus menciptakan ruang perjumpaan antarsantri untuk menumbuhkan kepercayaan diri, kreativitas, ukhuwah Islamiyah, dan sikap saling menghargai. Kegiatan dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Kelompok 26061 UIN Raden Mas Said Surakarta dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui tahapan identifikasi masalah dan potensi, perencanaan, aksi, refleksi, serta tindak lanjut dan keberlanjutan. Aksi pengabdian diwujudkan melalui program Sahabat Qur’ani: Mengaji, Bercerita, dan Bermain dengan mendampingi pembelajaran TPA sesuai karakter masing-masing, serta Pentas Kreasi Anak Sholeh yang mempertemukan santri dari berbagai TPA dalam kegiatan mengaji, pidato, puisi, lagu Islami, dan kesenian. Hasil pelaksanaan menunjukkan meningkatnya keberanian, kreativitas, dan semangat santri mengikuti TPA serta terbentuknya ruang interaksi dan silaturahmi antarsantri, pengurus TPA, dan wali santri. Kegiatan juga menunjukkan bahwa keberagaman corak keagamaan dapat dikelola sebagai potensi untuk membangun sikap saling menghargai tanpa menghilangkan karakter masing-masing TPA. Keberlanjutan program diarahkan melalui penguatan kolaborasi antara pengurus TPA, pemuda, wali santri, dan masyarakat dalam mengembangkan kegiatan pendidikan dan kreativitas santri secara berkelanjutan.

Kata Kunci : Pemberdayaan TPA; Moderasi Beragama; Participatory Action Research; Ukhuwah Islamiyah; Pentas Kreasi Anak Sholeh.

Abstract

The diversity of religious orientations and characteristics of Qur’anic learning centers (Taman Pendidikan Al-Qur’an/TPA) in Krikilan Village, Bayat District, Klaten Regency, represents both an opportunity and a challenge in strengthening religious moderation and ukhuwah Islamiyah. The TPA of Al-Ikhlas Mosque and Al-Huda Prayer House have Nahdlatul Ulama orientations, while those of Al-Hidayah, Baitussalam, and Al-Mubarok Mosques tend to reflect Muhammadiyah and Salafi orientations. Such differences have resulted in learning activities being conducted largely within separate TPA environments, limiting opportunities for interaction among students from different religious backgrounds. This community service program aimed to empower TPA while creating spaces for interaction among students to foster confidence, creativity, ukhuwah Islamiyah, and mutual respect. The program was conducted by KKN Group 26061 of UIN Raden Mas Said Surakarta using a Participatory Action Research (PAR) approach through the stages of problem and potential identification, planning, action, reflection, and follow-up and sustainability. The activities were implemented through the Sahabat Qur’ani: Reciting, Storytelling, and Playing program, which supported TPA learning according to the characteristics of each institution, and the Pentas Kreasi Anak Sholeh (Pious Children’s Creative Performance), which brought together students from various TPA through Qur’anic recitation, speeches, poetry, Islamic songs, and cultural performances. The results indicate increased students’ confidence, creativity, and enthusiasm for participating in TPA activities, as well as strengthened interaction and social bonds among students, TPA administrators, and parents. The program also demonstrated that religious diversity can be managed as a social asset for fostering mutual respect without eliminating the distinctive characteristics of each TPA. Program sustainability is expected to be strengthened through continued collaboration among TPA administrators, youth groups, parents, and the wider community in developing educational and creative activities for TPA students.

Keywords: TPA Empowerment; Religious Moderation; Participatory Action Research; Ukhuwah Islamiyah; Pious Children’s Creative Performance.

References

Achadah, A., Alif, A., & Mukholifah, N. A. (2023). Implementasi pendidikan karakter pada anak di Taman Pendidikan Al-Qur’an. Ashlach: Journal of Islamic Education, 1(2), 10–21. https://doi.org/10.55757/ashlach.v1i2.858

Amelia. (2026). Wawancara dengan pengurus TPA Masjid Al-Mubarok Dusun Kayuapak, Krikilan (Wawancara daring).

Erma. (2026). Wawancara dengan pengurus TPA Mushola Al-Huda Dusun Mardirejo, Krikilan (Wawancara daring).

Hakim, R. (2015). Pembentukan karakter peserta didik melalui pendidikan berbasis Al-Quran. Jurnal Pendidikan Karakter, 5(2), 123–136. https://doi.org/10.21831/jpk.v0i2.2788

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Moderasi beragama. Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Republik Indonesia.

Novi. (2026). Wawancara dengan pengurus TPA Masjid Al-Hidayah Dusun Sabrang, Krikilan (Wawancara daring).

Nurdin, M. N. I., & Muqowim. (2023). Pengarusutamaan moderasi beragama di lembaga pendidikan anak usia dini: Studi pada Raudhatul Athfal UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Anak, 12(1), 59–71. https://doi.org/10.21831/jpa.v12i1.56291

Samsul. (2026). Wawancara dengan pengurus takmir dan TPA Masjid Al-Ikhlas Krikilan [Wawancara daring].

Sulaeman, A., Bramasta, D., & Makhrus. (2023). Pemberdayaan masyarakat dengan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA). Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(2), 87–96. https://doi.org/10.61813/jlppm.v2i2.34

Suyadi. (2010). Membangun karakter anak dengan metode kisah Qur’ani. Al-Bidayah: Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 2(2), 289–306. https://doi.org/10.14421/al-bidayah.v2i2.8975

Umar, M., Ismail, F., & Syawie, N. (2021). Implementasi pendidikan karakter berbasis moderasi beragama pada jenjang pendidikan anak usia dini. EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan, 19(1), 101–111. https://doi.org/10.32729/edukasi.v19i1.798

Wardi, M., Fithriyyah, M. U., Fathorrahman, Z., Hidayat, T., Ismail, & Supandi. (2023). Implementation of religious moderation values through strengthening diversity tolerance in madrasah. Jurnal Pendidikan Islam, 9(2), 241–254. https://doi.org/10.15575/jpi.v9i2.27952

Widiyati, S. (2026). Wawancara dengan pengurus TPA Masjid Baitussalam Dusun Kayuapak, Krikilan (Wawancara daring).

Downloads

Published

2026-08-23

Issue

Section

Articles