Praktik Pembuatan Nugget Sehat sebagai Intervensi Gizi untuk Mencegah Stunting di Desa Krajan, Kalikotes

Authors

  • ID Wahidatul Awaliyah Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Indonesia Author
  • ID Hikmal Ari Prabowo Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Indonesia Author
  • ID Aisya Fatma Fikian Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Indonesia Author
  • ID Nisa Angel Pertiwi Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Indonesia Author
  • ID Dhuha Anugerah Pakerti Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Indonesia Author
  • ID Rana Dwi Sukmanigrum Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Indonesia Author
  • ID Ima Nur Rodiyah Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Indonesia Author
  • ID Tarisa Elfata Nanda Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Indonesia Author
  • ID Nurul Hidayah Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Indonesia Author
  • ID Melvin Natalia Dwianggraeni Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Indonesia Author
  • ID Aura Satria Mahar Dhika Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.66914/qe0q3917

Keywords:

Stunting; Pencegahan Stunting; Nugget Sehat; Gizi Balita; Pemberdayaan Masyarakat.

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan gizi yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Permasalahan tersebut juga masih ditemukan di Desa Krajan, Kecamatan Kalikotes, Kabupaten Klaten, dengan tercatat sebanyak 16 balita mengalami stunting pada tahun 2026. Kondisi ini menunjukkan perlunya upaya pencegahan melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menyediakan makanan bergizi bagi anak. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan ibu yang memiliki balita serta anggota PKK melalui edukasi mengenai pencegahan stunting dan praktik pengolahan nugget sehat berbahan dasar ayam, bayam, dan wortel. Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode sosialisasi, demonstrasi, praktek secara langsung, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan di Desa Krajan dengan melibatkan 17 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan respons positif dari peserta, dengan 88,24% peserta menyatakan berminat untuk membuat nugget sehat secara mandiri di rumah. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemberian edukasi yang disertai praktik langsung dapat menjadi salah satu pendekatan dalam meningkatkan pengetahuan, motivasi, dan keterampilan masyarakat terkait penyediaan makanan bergizi sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting

References

Adistrie F, Lumbantobing VBM, Maryam NNA. Pemberdayaan Kader Kesehatan Dalam Deteksi Dini Stunting dan Stimulasi Tumbuh Kembang pada Balita. Media Karya Kesehatan. 2018 Desember; 1(2).

Akbar, R. R., Kartika, W., & Khairunnisa, M. (2023). The effect of stunting on child growth and development. Scientific Journal, 2(4), 153–160.

Alqarni, W., Usman, B., Munawwarah, M., Rizka, S. M., Akhyar, M. N., & Arfiga, W. (2025). Aceh government’s efforts to reduce stunting through Rumoh Gizi Gampong program in Indonesia. Journal of Governance and Public Policy, 12(3), 329–344. https://doi.org/10.18196/jgpp.v12i3.27698

Asian Development Bank (ADB). Prevalensi Stunting Balita Indonesia Tertinggi ke-2 di Asia Tenggara. [Online].; 2020 [cited 2022 April 3.

Fairuza, F., Fathiyati, F., Shobah, A. N., Haerunisa, D., & Rahma, N. (2025). Pemberdayaan kader Posyandu dalam pembuatan modifikasi nugget ayam daun kelor (Moringa oleifera) sebagai makanan lauk anak dalam upaya peningkatan status gizi balita stunting. Jurnal Medika, 4(4), 2314–2321.

Farthan, J. G., Zahra, R. A., Mauliza, R., Muliahati, S., Yuliana, Y., Munandar, R. A., Yanda, R. F., Sufriadi, S., & Fachruddin, F. (n.d.). Optimalisasi konsumsi sayur pada anak melalui produk nuget sayur (pendekatan inovatif untuk mengurangi risiko stunting). Jurnal Teknologi Pengabdian Masyarakat, 90–96.

Helmyati. (2022, April 5). Mengenal stunting: Deteksi dini, dampak, dan pencegahannya. Pusat Kesehatan dan Gizi Manusia, Universitas Gadjah Mada.

Kemenkes RI. Hasil Utama Riskesdas 2018. Jakarta; 2018.

Kemenkes RI. Warta Kesmas: Cegah Stunting itu Penting. [Online].; 2018 [cited 2021 April 3. Availablefrom:

Kementerian PPN/Bappenas. Pedoman Pelaksanaan Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi di Kabupaten/Kota Jakarta: Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional; 2018.

Niswar, D., Kasmawati, K., & Ihsan B, A. N. (2025). Sosialisasi pemanfaatan puding daun kelor sebagai makanan pendamping ASI dan gizi untuk mencegah stunting. Jurnal ABDINUS: Jurnal Pengabdian Nusantara, 9(2), 312–322. https://doi.org/10.29407/ja.v9i2.23848

Putri, M. D., & Khofiyah, N. (2026). The relationship between nutritional status and child development among children aged 2–5 years at Puskesmas Seyegan. Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal of Midwifery), 14(1), 76–85. https://doi.org/10.33992/jik.v14i1.5088

Sekretariat Wakil Presiden. Angka Prevalensi Stunting tahun 2020 Diprediksi Turun. [Online].; 2021 [cited 22 Desember 21.

Subaktiar, L., Ramadhina, L., Mutmaina, M., Rianti, M. A., & Ahfas, A. (2025). Preventing stunting through Mujaer fish nuggets in early childhood education. Indonesian Journal of Cultural and Community Development, 16(1). https://doi.org/10.21070/ijccd.v16i1.1159

Usman, M., Darmawan, A., Rahmalia, D., & Safitri, T. (2025). Pemberdayaan ekonomi rumah tangga melalui pelatihan pembuatan nugget sayuran untuk ketahanan ekonomi masyarakat berisiko stunting. Jurnal ABDI KAMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 8(1), 54–65.

Downloads

Published

2026-08-30

Issue

Section

Articles