Pendidikan Perdamaian Berbasis Nilai Agama: Strategi Pencegahan Kekerasan di Kalangan Pemuda

Authors

  • Chaterine Agata Information Systems Accounting & Auditing, Universitas Bina Nusantara, Indonesia Author
  • Gislayne Mahesa Information Systems Accounting & Auditing, Universitas Bina Nusantara, Indonesia Author
  • Nada Rizfani Lubis Information Systems Accounting & Auditing, Universitas Bina Nusantara, Indonesia Author
  • Inggriet Hucelin Information Systems Accounting & Auditing, Universitas Bina Nusantara, Indonesia Author
  • Dr. Aryusmar Information Systems Accounting & Auditing, Universitas Bina Nusantara, Indonesia Author

Keywords:

religion, peace education, youth, violence prevention, tolerance.

Abstract

The phenomenon of violence and intolerance among Indonesian youth, such as bullying, street brawls, and hate speech on social media, indicates a weakness in the internalization of peace values and social empathy. This study aims to examine the role of faith-based peace education as a strategy to prevent violence among youth. Using a qualitative approach, the research employs Focus Group Discussions (FGD) and interviews with interfaith youth and religious leaders to explore their understanding of peace and the role of religious values in social life. The findings indicate that the universal values of each religion, such as love, justice, tolerance, and compassion, have significant potential in shaping peaceful character and preventing radicalism. The FGDs reveal that interfaith activities, joint social work, and peace campaigns on digital media are effective strategies for fostering empathy and solidarity. Faith-based peace education not only strengthens the cognitive dimension but also shapes the affective domain and concrete actions of youth in resolving conflicts non-violently. This study emphasizes that integrating spiritual values into education and social activities can support the achievement of Sustainable Development Goal (SDG) 16, which aims to create peaceful, inclusive, and just societies.

Keywords: religion, peace education, youth, violence prevention, tolerance.

 

Abstrak

Fenomena kekerasan dan intoleransi di kalangan pemuda Indonesia, seperti perundungan, tawuran, dan ujaran kebencian di media sosial, menunjukkan lemahnya internalisasi nilai-nilai perdamaian dan empati sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pendidikan perdamaian berbasis nilai agama sebagai strategi pencegahan kekerasan di kalangan pemuda. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menggunakan metode Focus Group Discussion (FGD) dan wawancara terhadap pemuda lintas agama serta tokoh keagamaan untuk menggali pemahaman mereka tentang perdamaian dan peran nilai agama dalam kehidupan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai universal dari setiap agama seperti kasih sayang, keadilan, toleransi, dan welas asih memiliki potensi besar dalam membentuk karakter damai dan mencegah radikalisme. FGD mengungkap bahwa kegiatan lintas iman, kerja sosial bersama, dan kampanye perdamaian di media digital menjadi strategi efektif dalam menumbuhkan empati dan solidaritas. Pendidikan perdamaian berbasis nilai agama tidak hanya memperkuat dimensi kognitif, tetapi juga membentuk ranah afektif dan tindakan nyata pemuda dalam menyelesaikan konflik secara non-kekerasan. Penelitian ini menegaskan bahwa pengintegrasian nilai-nilai spiritual dalam pendidikan dan kegiatan sosial mampu mendukung tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) ke-16, yaitu menciptakan masyarakat damai, inklusif, dan berkeadilan.

Kata kunci: agama, pendidikan perdamaian, pemuda, pencegahan kekerasan, toleransi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alfian, M., & Ramadhan, F. (2023). Media sosial dan radikalisme digital di kalangan remaja. Jurnal Komunikasi dan Pendidikan Damai, 5(1), 44–57. https://doi.org/10.21009/jkpd.05104

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. (2020). Peta Jalan SDGs Indonesia 2020–2030. Jakarta: Bappenas.

Fahmi, I. (2020). Radikalisme dan peran pendidikan agama dalam pencegahan kekerasan. Jurnal Pendidikan Islam, 9(2), 155–168. https://doi.org/10.21043/jpi.v9i2.7500

KPAI. (2023). Laporan Tahunan KPAI 2023: Kekerasan terhadap Anak dan Pelajar di Indonesia. Jakarta: Komisi Perlindungan Anak Indonesia.

Munawar, R., & Susanto, D. (2022). Moderasi beragama sebagai basis pendidikan perdamaian di sekolah. Jurnal Studi Keagamaan dan Pendidikan, 7(2), 120–134. https://doi.org/10.31004/jsdp.v7i2.5482

Nurdin, A. (2021). Pendidikan agama inklusif dan pembentukan karakter toleran generasi muda. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 6(1), 87–100. https://doi.org/10.21580/jpii.v6i1.7502

Prasetyo, R. D., & Wijayanti, L. (2021). Strategi pendidikan perdamaian dalam mencegah konflik di kalangan remaja. Jurnal Pendidikan dan Pembangunan Sosial, 10(3), 233–246.

UNESCO. (2021). Global Citizenship Education and Peacebuilding: A Policy Perspective. Paris: UNESCO Publishing.

United Nations. (2015). Transforming our world: The 2030 agenda for sustainable development. New York: United Nations.

Satriana, Haiva. (2023) . Semangat Perdamaian Perspektif Agama Islam, Buddha, dan Konghucu. 24(2), 207-220. https://ejournal.uinsaizu.ac.id/index.php/jpa/article/view/9526

Saifuddin. (2022). DEFINISI SEJARAH DAN KONSEP PEACE EDUCATION (PENDIDIKAN PERDAMAIAN) . 2, 361-362 . https://ejournal.uniramalang.ac.id/index.php/isiep/article/download/2179/1774

Binus. (2018). Perdamaian dalam Agama Hindu. https://student-activity.binus.ac.id/kmh/2018/05/25/perdamaian-dalam-agama-hindu/

Alfian, M., & Ramadhan, F. (2023). Media sosial dan radikalisme digital di kalangan remaja. Jurnal Komunikasi dan Pendidikan Damai, 5(1), 44–57. https://ejournal.uinsaizu.ac.id/index.php/jpa/article/view/9526

Mahsun, M., Ekaningrum, I. R., Syaifuddin, M., & Abdurakhmonovich, Y. A. (2023). Religious education of children in interfaith family. Fikroh: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam, 16(2), 123–135. https://jurnal.istaz.ac.id/index.php/fikroh/article/view/990

Salim, A. (2022). Mainstreaming interfaith education: Countering radicalism by the innovation of model Interfidei schools. Edukasi: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan, 20(3), 199–212. https://jurnaledukasi.kemenag.go.id/index.php/edukasi/article/view/1156

Zakiyah, L., Kurniawan, E., Dallyono, R., & Gunawan, W. (2023). Fostering interfaith understanding: Lessons from Kiai Ibrahim and Kerukunan Umat Beragama in religious and social education. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 12(3), 853–868. https://jurnal.staialhidayahbogor.ac.id/index.php/ei/article/view/7301

Nasution, J. E. (2023). Strategi pengembangan pembelajaran PAI berbasis pendidikan karakter di era digital. Baitul Hikmah: Jurnal Ilmiah Keislaman, 3(1), 45–60. https://ojs.diniyah.ac.id/index.php/Baitul_Hikmah/article/view/1787

Purnomo, M. E., Muchtar, A., & Makhshun, T. (2022). Enhancing interfaith tolerance in PAI learning: The role of interactive digital image media in multicultural elementary schools. PPSDP International Journal of Education, 4(2), 77–88. https://ejournal.ppsdp.org/index.php/pijed/article/view/585

Mukhlisin, M., Cikusin, Y., & Ghony, D. (2025). Educating for peace and pluralism: The implementation of multicultural religious values in Indonesian religious education. International Journal of Scientific Research and Management (IJSRM), 13(7), 1124–1133. https://www.ijsrm.net/index.php/ijsrm/article/view/6454

Al Fauzi, K., Supriyadi, E., & Mulyani, S. (2023). Strategi penguatan pendidikan karakter berbasis akhlakul karimah pada siswa MI Nurul Huda Sukaraja. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(3), 101–110. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/10647

Hasanah, N. U., & Albina, M. (2023). Analisis efektivitas strategi pembelajaran berbasis karakter dalam pendidikan agama Islam untuk meningkatkan spiritualitas siswa. QOUBA: Jurnal Pendidikan, 4(2), 78–90. https://ejournal.hsnpublisher.id/index.php/quoba/article/view/153

Sari, A. D. (2023). Strategi guru pendidikan agama Islam dalam menanamkan nilai-nilai karakter pada peserta didik. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 7(1), 34–43. https://ejournal.unma.ac.id/index.php/educatio/article/view/693

Downloads

Published

2025-12-03