Pandangan Amin Al-Khulli Soal Qs. Al Baqarah : 188 Dan Kaitannya Dengan Korupsi Di Indonesia
Keywords:
Bayānī Exegesis, Amin al-Khūllī, QS. al-Baqarah: 188, Corruption, Contemporary Exegesis.Abstract
The purpose of this research is to examine the views and interpretive methods of Amin al-Khūllī on QS. al-Baqarah: 188 and its relevance to the phenomenon of corruption in Indonesia. This verse emphasizes the prohibition of unlawfully taking the property of others and bribing authorities for personal gain. In the context of modern society, the meaning of this verse holds significant importance in shaping public ethics and rejecting corrupt practices that undermine social order. This research was conducted using a bayānī exegesis approach, which focuses on the linguistic aspects, historical context, and moral messages that are relevant to society. The findings of the study show that Amin al-Khūllī views the Qur'an as a dynamic and humanistic text, urging readers to interpret it in line with the social realities of their time. According to the bayānī approach, QS. al-Baqarah: 188 contains a strong message about justice, responsibility, and public trust. In the context of Indonesia, this interpretation has direct relevance to anti-corruption efforts, as it affirms that corrupt behavior is a form of akl al-māl bil-bāṭil (unlawful appropriation of wealth), which contradicts the moral principles of the Qur'an.
Keywords: Bayānī Exegesis, Amin al-Khūllī, QS. al-Baqarah: 188, Corruption, Contemporary Exegesis.
Abstrak
Tujuan penelitian ini untuk mengkaji pandangan dan metode tafsir Amin al-Khūllī terhadap QS. al-Baqarah: 188 serta relevansinya dengan fenomena korupsi di Indonesia. Ayat ini menekankan larangan untuk mengambil harta orang lain secara tidak sah dan menyuap penguasa untuk kepentingan pribadi. Dalam konteks sosial modern, makna ayat ini memiliki signifikansi besar dalam membentuk etika publik dan menolak praktik korupsi yang merusak tatanan masyarakat. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan tafsir bayānī, yang berfokus pada aspek bahasa, konteks sejarah, dan pesan moral yang relevan dalam masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Amin al-Khūllī memahami Al-Qur’an sebagai teks yang dinamis dan humanistik, yang menuntut pembaca untuk menafsirkan sesuai realitas sosial zamannya. QS. al-Baqarah: 188, menurut pendekatan bayānī, mengandung pesan kuat tentang keadilan, tanggung jawab, dan amanah publik. Dalam konteks Indonesia, tafsir ini memiliki relevansi langsung terhadap pemberantasan korupsi, karena menegaskan bahwa perilaku koruptif merupakan bentuk akl al-māl bil-bāṭil yang bertentangan dengan prinsip moral Al-Qur’an.
Kata Kunci: Tafsir Bayānī, Amin al-Khūllī, QS. al-Baqarah: 188, Korupsi, Tafsir Kontemporer.
Downloads
References
Ervina, Dewi, Suryani Asmuni, and Muhammad Syahnan. “THE POSITION OF THE QURAN AS THE SOURCE OF ISLAMIC LAW Kedudukan Al-Quran Sebagai Sumber Hukum Islam” 12, no. 02 (2025): 29–37.
Hidayah, Saniatul. “AL-QUDWAH Pemikiran Tafsir Al-Qur ’ an Kontemporer : Studi Komparatif Metode Tafsir Am ī n Al-Kh ū l ī Dan Nashr Ham ī d Ab ū Zayd Terutama Dalam Bidang Penafsiran Al-Qur ’ an . Hal Tersebut Terbukti Bahwa Produk-Produk Dan Tantangan Baru . Prinsip " Mema” 2, no. 1 (2024): 99–115.
Ilmu, Jurnal, Al- Q U R An, D A N Tafsir, Dalam Penafsiran, Al- Q U R An, M Khai Hanif, and Yuli Edi. “Jurnal Ilmu Al- Qur’an Dan Tafsir” 3, no. 1 (n.d.): 103–16.
Muthmainnah, Yulianti. “Ratu Semut (Namlah) Dalam Al-Qur’an: Analisis Tafsir Atas Representasi Kepemimpinan Perempuan” 8461 (2024).
Najiha Khurin’in, Aisy. “Tafsir Sastra Kontemporer Oleh Amin Al-Khuli Dan Aisyah Abdurrahman Bint Al-Syathi’.” Al Furqan: Jurnal Ilmu Al Quran Dan Tafsir 6, no. 1 (2023): 62–71. https://doi.org/10.58518/alfurqon.v6i1.1743.
Ridlo, Muhammad Abdurrasyid, and Iskandar Kholis. “3 1,2,3” 4, no. 3 (2024): 212–24. https://doi.org/10.15575/jpiu.v4i3.38133.
Rinda, and Milatus Shofiyah. “Dampak Korupsi Bagi Masyarakat Dan Dalam Perspektif Hukum Islam.” Jurnal Hukum Keluarga Islam El-Qist 6, no. 1 (2023): 1–14.
Rosa, Andi. Tafsir Kontemporer (Metode Dan Otientasi Modern Dari Para Ahli Dalam Menafsirkan Ayat Al Qur`an). Depdikbud Banten Press, 2015.
Solahudin, M. “Pendekatan Tekstual Dan Kontekstual Dalam Penafsiran Alquran.” Al-Bayan: Jurnal Studi Ilmu Al- Qur’an Dan Tafsir 1, no. 2 (2016): 115–30. https://doi.org/10.15575/al-bayan.v1i2.1596.
Taufiq, Muhammad. “Konstruksi Kebenaran Hakiki Dalam Epistemologi Bayānī, ‘Irfānī Dan Burhānī ‘Ābid Al-Jābirī.” Jurnal Studi Islam Dan Sosial 8, no. 1 (2025). https://doi.org/10.61941/iklila.v8i1.349.
Vol, Jurnal At-tibyan, and I I No. “Jurnal At-Tibyan Vol. II No.1 Januari – Juni 2017” II, no. 1 (2017): 1–19.
Downloads
-
PDF FULL TEXT
Abstract Dilihat : 103 Kali , Download: 79 Kali
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Putri Nurul Maghfiroh, Sofa Salsabilah, Siti Paulia Septia (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

