Analisis Pembelajaran Mendalam yang Terintegrasi Dengan Kearifan Lokal Lingkungan Pesisir Pada Materi IPAS di Kelas V SD Negeri Mambui Kabupaten Waropen
Keywords:
Deep Learning, Local Wisdom, Coastal Environment, Social Sciences, Elementary SchoolAbstract
This study aims to analyze the implementation of deep learning integrated with coastal local wisdom in the Social Sciences (IPAS) curriculum for Grade V at SD Negeri Mambui, Waropen Regency. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through classroom observation and literature review. The results indicate that deep learning has been implemented through active student engagement in discussions and linking IPAS concepts to real-life experiences in the coastal environment. Local wisdom has been utilized as a learning resource through examples of community activities, although it has not been fully structured. The integration of deep learning and local wisdom positively affects students’ conceptual understanding and fosters environmental care attitudes. Key supporting factors include easy access to the coastal environment and student enthusiasm, while limited media and learning materials remain primary obstacles. These findings emphasize the importance of context-based learning development to enhance IPAS learning quality and students’ character formation.
Keywords: Deep Learning, Local Wisdom, Coastal Environment, Social Sciences, Elementary School
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pembelajaran mendalam yang terintegrasi dengan kearifan lokal lingkungan pesisir pada materi IPAS kelas V di SD Negeri Mambui Kabupaten Waropen. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi kelas dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran mendalam telah diterapkan melalui keterlibatan aktif siswa dalam diskusi dan pengaitan konsep IPAS dengan pengalaman nyata di lingkungan pesisir. Kearifan lokal dimanfaatkan sebagai sumber belajar melalui contoh aktivitas masyarakat pesisir, meskipun belum sepenuhnya sistematis. Integrasi pembelajaran mendalam dan kearifan lokal berpengaruh positif terhadap pemahaman konseptual siswa dan membentuk sikap peduli lingkungan. Faktor pendukung utama adalah lingkungan pesisir yang mudah diakses dan antusiasme siswa, sementara keterbatasan media dan bahan ajar menjadi hambatan utama. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan pembelajaran berbasis konteks lokal untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS dan pembentukan karakter peserta didik.
Kata kunci: Pembelajaran Mendalam, Kearifan Lokal, Lingkungan Pesisir, IPAS, Sekolah Dasar.
Downloads
References
Hamalik, O. (2017). Proses belajar mengajar. Bumi Aksara.
Husain, Z. (2025). Pengembangan e-modul interaktif berbasis kearifan lokal sebagai sumber belajar lingkungan pesisir. Jurnal Biogenerasi, 10(1), 45–56. https://e-journal.my.id/biogenerasi/article/view/5883
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2023). Pembelajaran mendalam (deep learning). Jakarta: Kemendikbudristek. https://gurudikdas.dikdasmen.go.id/storage/users/3/Berita/2025/PDF/Pembelajaran%20Mendalam.pdf
Mulyasa, E. (2018). Pengembangan dan implementasi kurikulum 2013. Remaja Rosdakarya.
Prastowo, A. (2020). Pembelajaran tematik terpadu di sekolah dasar. Kencana.
Rahmawati, L., & Hadi, S. (2020). Pemanfaatan lingkungan pesisir sebagai sumber belajar IPA di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(2), 123–134.
Rusman. (2021). Model-model pembelajaran: Mengembangkan profesionalisme guru. RajaGrafindo Persada.
Sari, D. P., & Kurniawan, A. (2022). Pembelajaran IPAS berbasis lingkungan untuk meningkatkan pemahaman konseptual siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 8(2), 145–156.
https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/pgsd/article/view/17834
Sukmadinata, N. S. (2019). Pengembangan kurikulum: Teori dan praktik. Remaja Rosdakarya.
Susanto, A. (2021). Teori belajar dan pembelajaran di sekolah dasar. Prenadamedia Group.
Sugiyono. (2020). Metode penelitian kualitatif (Edisi ke-3). Alfabeta.
Tilaar, H. A. R. (2018). Multikulturalisme dan pendidikan karakter dalam pendidikan nasional. Grasindo.
Widodo, A. (2021). Strategi pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman konseptual siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 6(1), 15–25.
Widodo, A., & Nisa, K. (2022). Integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran berbasis deep learning di sekolah dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan, 27(3), 301–312.
Widiastuti, N. (2020). Pembelajaran berbasis lingkungan sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 4(1), 23–31.
https://journal.uny.ac.id/index.php/jpgsd/article/view/31245
Yusnia, Y. (2024). Analisis kebutuhan pengembangan E-LKPD IPAS berbasis kearifan lokal di wilayah pesisir. Social, Humanities, and Education Studies (SHES), 7(1), 88–96. https://jurnal.uns.ac.id/SHES/article/view/107686
Downloads
-
PDF FULL TEXT
Abstract Dilihat : 188 Kali , Download: 127 Kali
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Oktovianus Erari, Lusia N. Amsad (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

