Murabahah sebagai Instrumen Pembiayaan dan Sumber Profitabilitas Perbankan Syariah di Indonesia

Authors

  • Ruli Aulia Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidmpuan Author
  • Nurhidayani Pulungan Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidmpuan Author
  • Arbanur Rasyid Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidmpuan Author

Keywords:

Financing, Indonesia, Islamic Banking, Murabaha, Profitability

Abstract

The development of Islamic banking in Indonesia has shown significant growth along with the increasing demand for financial services that comply with Sharia principles. In practice, murabaha has become the most dominant financing contract due to its simple structure, fixed margin, and ease of implementation. This study aims to analyze the role of murabaha as a financing instrument and a major source of profitability in Islamic banking in Indonesia. This research employs a descriptive qualitative approach using a library research method by reviewing relevant scholarly journals, books, and official publications. The findings indicate that murabaha financing contributes significantly to the financial performance of Islamic banks, particularly in improving profitability ratios such as Return on Assets (ROA) and Return on Equity (ROE) through relatively stable margin income. Nevertheless, the dominance of murabaha also poses challenges in terms of portfolio concentration, non-performing financing risk, and the reduced role of profit-and-loss sharing principles. Therefore, the development of murabaha should be accompanied by stronger governance, contract diversification, and enhanced Islamic financial literacy in order to align profitability objectives with the achievement of maqasid al-shariah and equitable economic development.

Perbankan syariah di Indonesia mengalami perkembangan yang pesat, seiring dengan semakin tingginya permintaan masyarakat terhadap sistem keuangan yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Dalam praktik, akad murabahah telah menjadi produk pembiayaan yang paling banyak digunakan oleh bank syariah, karena dianggap memiliki struktur yang sederhana, kepastian margin, dan kemudahan dalam pelaksanaannya. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti peran murabahah sebagai alat pembiayaan sekaligus sumber utama keuntungan bagi perbankan syariah di Indonesia. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka, melalui analisis terhadap jurnal ilmiah, buku, dan publikasi resmi yang relevan. Temuan dari kajian ini menunjukkan bahwa pembiayaan murabahah berkontribusi secara signifikan terhadap kinerja finansial bank syariah, terutama dalam meningkatkan rasio profitabilitas seperti Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE) melalui pendapatan margin yang stabil. Namun, dominasi murabahah juga menghadirkan tantangan, seperti konsentrasi portofolio, risiko pembiayaan yang bermasalah, dan pengurangan fungsi prinsip bagi hasil. Oleh karena itu, pengembangan murabahah perlu diimbangi dengan peningkatan tata kelola, diversifikasi akad, dan peningkatan pemahaman tentang keuangan syariah agar sejalan dengan tujuan maqashid al-shariah dan pembangunan ekonomi yang berkeadilan.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Antonio, M. S. (2021). Islamic banking: Theory and practice. Al-Iqtishad: Journal of Islamic Economics, 13(1),

Anwar, M., & Hidayat, T. (2023). Risk management of murabaha financing in Islamic banks. Al-Iqtishad: Journal of Islamic Economics, 15(1),

Ascarya, & Yumanita, D. (2021). Asset-based financing and financial stability in Islamic banking. Bulletin of Monetary Economics and Banking, 24(3),

Chapra, M. U. (2020). The Islamic vision of development in the light of maqasid al-shariah. Journal of Islamic Economic Studies, 28(1),

Hassan, M. K., Ali, M., & Huda, M. (2023). Digital transformation and performance of Islamic banks. International Journal of Islamic and Middle Eastern Finance and Management, 16(4),

Hidayat, S. E., & Abduh, M. (2021). Does murabaha financing affect Islamic banks’ profitability? Journal of Islamic Accounting and Business Research, 12(3),

Huda, N., & Nasution, M. E. (2020). Etika dan prinsip fiqh muamalah dalam praktik perbankan syariah. Jurnal Fiqh Muamalah Indonesia, 5(2),

Ismail, A. G., & Tohirin, A. (2021). Islamic banking and real sector linkage. Journal of Islamic Banking and Finance, 38(4),

Karim, A. A. (2021). Akuntansi dan manajemen produk murabahah pada bank syariah. Journal of Islamic Economics and Business, 6(1),

Nasution, Hasbi Assiddiqi, Taufik Hadi Permana, dan Arbanur Rasyid. 2026. “Integrasi Prinsip dan Etika Ekonomi Syariah dalam Mewujudkan Sistem Ekonomi Berkeadilan ( Kajian Kualitatif Deskriptif )” 4 (4):

Maulana, A. (2023). Transaksi Bisnis Syariah Modern. Bandung: Al-Falah Institute.

Millah, S., Wasturedana, S., & Qolbi, A. (2025). Peran pembiayaan murabahah terhadap kinerja dan pengembangan UMKM. Jurnal Central Publisher, 4(1),

Putra, S. E., & Wardana, G. K. (2022). Pengaruh pembiayaan murabahah terhadap Return on Assets dan Return on Equity bank umum syariah di Indonesia. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 8(2),

Rahman, A. A., Rosly, S. A., & Sanusi, Z. M. (2023). Profitability and risk of murabaha financing in Islamic banks. International Journal of Islamic and Middle Eastern Finance and Management, 16(2), .

Riyadi, S. (2025). Determinants of murabaha dominance in Indonesian Islamic banks. Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia, 15(1),

Supriansyah, M., Munir, M., & Yuliana, I. (2022). Pengaruh pembiayaan murabahah terhadap Return on Assets (ROA) bank umum syariah di Indonesia. Jurnal Tabarru’: Islamic Banking and Finance, 5(1),

Sutrisno, B., & Widodo, T. (2022). Islamic banking regulation and financial stability. Journal of Islamic Finance, 11(1),

Zuhaili, W. (2021). Financial transactions in Islamic jurisprudence. Journal of Sharia Economics Studies, 9(2),

Downloads

Published

2026-01-15