Analisis Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Industri Otomotif Dengan Metode Failure Mode And Effects Analysis (FMEA)

Authors

  • Guna Mandiri Teknik Industri,Fakultas Sains dan Teknologi,Universitas Bina Bangsa, Indonesia Author
  • Muhammad Abdul Jabar Teknik Industri,Fakultas Sains dan Teknologi,Universitas Bina Bangsa, Indonesia Author
  • Muhammad Rizqi Sofani Teknik Industri,Fakultas Sains dan Teknologi,Universitas Bina Bangsa, Indonesia Author
  • Primanda Riskyan Nurrafly Teknik Industri,Fakultas Sains dan Teknologi,Universitas Bina Bangsa, Indonesia Author
  • Budiharjo Teknik Industri,Fakultas Sains dan Teknologi,Universitas Bina Bangsa, Indonesia Author

Keywords:

OHS, Automotive Industry, FMEA, RPN, Risk Assessment.

Abstract

This study aims to analyze Occupational Health and Safety (OHS) risks in the automotive industry using the Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) method. Hazard identification is conducted by assessing severity, occurrence, and detection levels to determine the Risk Priority Number (RPN). The analysis results are used to prioritize failure modes that require immediate corrective action to minimize workplace accidents. By categorizing risks from low to very high, this research provides a strategic reference for accident prevention efforts in automotive production areas.

Keywoards: OHS, Automotive Industry, FMEA, RPN, Risk Assessment.

 

Abstrak

Penelitian ini bertujuan menganalisis risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada industri otomotif dengan metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA). Identifikasi bahaya dilakukan melalui penilaian tingkat keparahan (severity), frekuensi kejadian (occurrence), dan kemampuan deteksi (detection) untuk menentukan Risk Priority Number (RPN). Hasil analisis digunakan untuk memprioritaskan moda kegagalan yang memerlukan tindakan perbaikan segera guna meminimalisir kecelakaan kerja. Dengan pengkategorian risiko dari rendah hingga sangat tinggi, penelitian ini memberikan acuan strategis dalam upaya pencegahan kecelakaan di area produksi otomotif.

Kata Kunci: K3, Industri Otomotif, FMEA, RPN, Penilaian Risiko.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Putri, D. M. S., & Utama, T. T. (2025). Analisis Potensi Bahaya dan Pengendalian K3 di Sandtrap dan Heifer PT. Q Menggunakan Metode FMEA. INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi, 4(5), 1250–1261.

Gaspersz, V. (2012). All-in-one Management Toolbook. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Ramli, S. (2010). Sistem Manajemen Keselamatan & Kesehatan Kerja OHSAS 18001. Jakarta: PT Dian Rakyat.

Suma’mur. (2014). Keselamatan Kerja dan Pencegahan Kecelakaan. Jakarta: PT Toko Gunung Agung.

Tarwaka. (2014). Keselamatan dan Kesehatan Kerja: Manajemen dan Implementasi K3 di Tempat Kerja. Surakarta: Harapan Press.

Stamatis, D. H. (2003). Failure Mode and Effect Analysis: FMEA from Theory to Execution. Milwaukee: ASQ Quality Press.

Prisilia, H., & Purnomo, D. A. (2022). Manajemen Risiko K3 dengan Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA) untuk Mengidentifikasi Potensi dan Penyebab Kecelakaan Kerja (Studi Kasus: Tahap II Pembangunan Gedung Laboratorium DLH Banyuwangi). Tekmapro: Journal of Industrial Engineering and Management, 17(2), 73-84.

Downloads

Published

2026-01-18