Cicil Emas Dalam Fikih Muamalah Kontemporer

Authors

  • Nanda Islamiyah Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah, Institut Agama Islam Darul Ulum, Kandangan, Indonesia Author
  • Najla Aisyifa Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah, Institut Agama Islam Darul Ulum, Kandangan, Indonesia Author
  • Erwan Setyanor Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah, Institut Agama Islam Darul Ulum, Kandangan, Indonesia Author

Keywords:

contemporary fiqh; gold installment; Islamic finance; murabahah; sharia compliance

Abstract

Gold installment schemes have become one of the most popular financial products offered by Islamic financial institutions in Indonesia. This product is designed to facilitate the public in owning gold through installment payments based on sharia principles. However, in practice, gold installment transactions often raise debates regarding their compliance with Islamic law, especially in the context of contemporary fiqh muamalah. Issues such as the object of the contract, payment mechanisms, ownership transfer, and the potential presence of riba, gharar, or other prohibited elements require deeper academic analysis. This study aims to examine gold installment practices from the perspective of contemporary fiqh muamalah and to analyze their conformity with sharia principles. This research uses a qualitative descriptive method with a literature study approach. Data were collected from classical fiqh literature, contemporary fiqh studies, fatwas of the National Sharia Council of the Indonesian Ulema Council (DSN-MUI), and relevant scholarly articles and regulations related to gold installment transactions. The data were analyzed by comparing normative Islamic legal principles with the implementation of gold installment products in Islamic financial institutions. The results of this study indicate that gold installment transactions are permissible in Islamic law under certain conditions, such as clear contracts, fixed prices, transparency in payment terms, and the absence of riba and gharar. The use of murabahah or similar contracts is considered acceptable as long as it complies with sharia guidelines. This study implies that strengthening sharia compliance supervision and increasing public literacy on Islamic financial contracts are essential to ensure the sustainability and legitimacy of gold installment products within Islamic finance.

Keywords: contemporary fiqh; gold installment; Islamic finance; murabahah; sharia compliance

 

Abstrak

Cicil emas merupakan salah satu produk pembiayaan yang banyak ditawarkan oleh lembaga keuangan syariah di Indonesia. Produk ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam memiliki emas melalui sistem pembayaran secara angsuran berdasarkan prinsip syariah. Meskipun demikian, praktik cicil emas masih menimbulkan berbagai perdebatan dari sudut pandang fikih muamalah kontemporer, khususnya terkait keabsahan akad, mekanisme pembayaran, perpindahan kepemilikan, serta potensi unsur riba dan gharar. Oleh karena itu, kajian mendalam diperlukan untuk menilai kesesuaian praktik cicil emas dengan prinsip-prinsip hukum Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik cicil emas dalam perspektif fikih muamalah kontemporer serta menilai kesesuaiannya dengan ketentuan syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan. Data diperoleh dari literatur fikih klasik, kajian fikih kontemporer, fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI), serta artikel dan regulasi yang relevan dengan pembiayaan cicil emas. Analisis data dilakukan dengan membandingkan konsep normatif hukum Islam dengan praktik cicil emas di lembaga keuangan syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik cicil emas diperbolehkan dalam Islam dengan syarat terpenuhinya ketentuan akad yang jelas, harga yang tetap, transparansi pembayaran, serta terhindar dari unsur riba dan gharar. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan pengawasan kepatuhan syariah dan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap akad-akad syariah dalam produk pembiayaan emas.

Kata kunci: cicil emas; fikih kontemporer; keuangan syariah; kepatuhan syariah; murabahah

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ageng, P., & Bakhri, S. (2025). Aplikasi pembiayaan cicilan emas pada PT Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Pasuruan Sudirman. Cashless: Journal of Sharia Finance and Banking, 2(2), 1–12. https://doi.org/10.55757/cashless.v2i2.592

Alamsyah, L. (2025). Akad murabahah and rahn in financing program of product gold model license in The Bank Sharia of Indonesia: Analysis of Fatwa DSN-MUI No. 77/DSN-MUI/V/2010. Dirosatuna: Journal of Islamic Studies, 5(1), 1–14. https://doi.org/10.31538/drstn.v5i1.3647

Damayanti, K., Suharmiati, S., & Nuraini, A. (2025). Tinjauan atas prosedur pembiayaan dengan akad murabahah dan rahn dalam cicil emas: Studi kasus pada PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Pomad. Jurnal Aplikasi Bisnis Kesatuan, 5(1), 45–60. https://doi.org/10.37641/jabkes.v5i1.1945

Hasanah, R., Nastiti, A. S., & Fiel Afroh, I. K. (2025). Analysis of the implementation of murabahah contracts on gold installment products at Bank Syariah Indonesia: Case study BSI KCP Jember Balung. West Science Accounting and Finance, 2(3), 125–138. https://doi.org/10.58812/wsaf.v2i03.1258

Ittasyaq, N. L. (2025). Jual beli emas secara kredit pada produk BSI cicil emas perspektif maqasid syari’ah. Journal of Economics and Business Research, 4(2), 70–82. https://doi.org/10.22515/juebir.v4i2.12770

Khairuzzadi, M., & Hasnita, N. (2025). Juridical review of gold installment financing at Indonesian Islamic banks in the context of murabahah. Al-Mudharabah: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah, 6(1), 363–379. https://doi.org/10.22373/al-mudharabah.v6i1.8359

Marianti, D. J., Rasyida, Z., & Utami, E. (2024). Analisis praktik murabahah emas pada bank syariah di Indonesia berdasarkan tinjauan hukum fikih muamalah. TAJDID, 28(2), 100–115. https://doi.org/10.36667/tajdid.v28i2.731

Meilianingsih, F., Fateh, M., & Fitriana, N. Z. (2025). Implementasi Fatwa DSN-MUI dalam jual beli emas secara tidak tunai di Bank Syariah Indonesia. El Hisbah: Journal of Islamic Economic Law, 5(1), 50–68. https://doi.org/10.28918/elhisbah.v5i1.11654

Muharram, A., & Putra, T. R. (2025). Sharia marketing analysis of gold installment financing Bank Syariah Indonesia KCP Bangkalan Trunojoyo. JIMEK : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi, 7(1), 120–132. https://doi.org/10.30737/jimek.v7i1.5725

Mukhlis, M., Romi, M., & Mardiah, A. (2025). The effect of gold price fluctuations on customer interest in gold installment investments. Journal of Management and Islamic Finance, 5(2), 288–304. https://doi.org/10.22515/jmif.v5i2.13186

Nurjanah, M. S., Suherman, U. D., & Gani, A. A. (2024). Implementasi akad murabahah dan rahn pada produk cicil emas di Bank Syariah Indonesia. Lobi: Jurnal Ekonomi Syariah, 1(2), 80–95. https://doi.org/10.15575/lobi.v1i2.913

Ritonga, M. (2024). Analysis of murabahah financing marketing strategy for gold installment products to increase the number of customers at BSI KCP Cemara Asri. Ihtifaz: Journal of Islamic Economics, Finance, and Banking, 6(2), 66–78. https://doi.org/10.12928/ijiefb.v6i2.9748

Wibawa, G., Rizqi, A. R., Faroha, D., & Oktaviani, R. (2024). Analisis kesesuaian Fatwa DSN-MUI No. 77/DSN-MUI/V/2010 terhadap pembiayaan murabahah cicil emas. Journal Presumption of Law, 5(2), 45–60. https://doi.org/10.31949/jpl.v5i2.5044

Zaenuri, Z. (2024). Konsep pembiayaan kepemilikan emas pada perbankan syariah: Studi di Bank Mandiri Syariah Semarang. At-Taqaddum, 6(2), 1–15. https://doi.org/10.21580/at.v6i2.721

Downloads

Published

2026-01-21