Analisis Cacat Las Pada Nap Proyek Karangnongko Di PT. Barata Indonesia (Persero) Divisi Sumber Daya Air
Keywords:
porosity, welding, NAP, weld defects, SMAW, PT. Barata Indonesia.Abstract
This report discusses the analysis of porosity welding defects in the NAP product (Tool/Product Name) at PT. Barata Indonesia (Persero) Water Resources Division, which is a critical component in the shaft and bearing locking system. Porosity defects are a common problem in welding processes that can affect the quality and strength of welded joints. The study was conducted by identifying the main causes of porosity, such as inappropriate welding current, poor metal surface cleanliness, and moisture on the electrode. The NAP manufacturing process involves welding and turning using SS400 steel using the SMAW welding method. Remedial measures included cleaning the weld area, adjusting welding parameters, and re-welding. The analysis results indicate that by implementing proper welding procedures, product quality can be significantly improved. This report contributes to the understanding of welding practices in the industry and the importance of implementing appropriate work procedures to minimize production defects.
Keywords: porosity, welding, NAP, weld defects, SMAW, PT. Barata Indonesia.
Abstrak
Laporan ini membahas analisis cacat las porositas pada produk NAP (Nama Alat/Produk) di PT. Barata Indonesia (Persero) Divisi Sumber Daya Air, yang merupakan salah satu komponen penting dalam sistem penguncian poros dan bantalan. Cacat porositas merupakan salah satu permasalahan umum dalam proses pengelasan yang dapat mempengaruhi kualitas dan kekuatan sambungan las. Penelitian dilakukan dengan mengidentifikasi penyebab utama porositas, seperti arus pengelasan yang tidak sesuai, kebersihan permukaan logam yang kurang, dan kelembaban pada elektroda. Proses pembuatan NAP melibatkan pengelasan dan pembubutan menggunakan material baja SS400 dengan metode las SMAW. Dalam upaya perbaikan, dilakukan tindakan seperti pembersihan area las, penyesuaian parameter pengelasan, dan pengelasan ulang. Hasil analisis menunjukkan bahwa dengan penerapan prosedur pengelasan yang tepat, kualitas produk dapat ditingkatkan secara signifikan. Laporan ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman praktik pengelasan di industri dan pentingnya penerapan prosedur kerja yang sesuai guna meminimalkan cacat produksi.
Kata Kunci: porositas, pengelasan, NAP, cacat las, SMAW, PT. Barata Indonesia.
Downloads
References
Andriansyah, S., & Nurhasanah. (2020). Seminar Nasional Industri dan Teknologi (SNIT), Politeknik Negeri Bengkalis. Konsep Desain Menentukan Hull Type, Material, Dan Propulsi Unmanned Surface Vehicle (Usv) Untuk Patroli Di Wilayah Rokan Hiir Dengan Metode Desicion Tree, Lcm, 478–486.
Pradana, R. L., Khumaidi, A., Andiana, R., Kapal, T. K., Studi, P., Otomasi, T., Perkapalan, P., Surabaya, N., Pengelasan, C., & Pendahuluan, I. (2022). Identifikasi Penyebab Cacat Pada Hasil Pengelasan Dengan Image Processing Menggunakan Metode YOLO.
Sahlan, S. (2016). Analisis Cacat Las Incomplete Fusion Dan Retak Memanjang Pada Waterwall Tube Boiler PLTU Paiton Unit 1. Semesta Teknika, 18(1), 10–20. https://doi.org/10.18196/st.v18i1.701
Saputra, Hari, Muhammad Ivanto, and Gita Suryani Lubis. 2023. “Pengaruh Hasil Pengelasan Model Smaw Terhadap Kekuatan Tarik Baja ST 37 Dan ASTM A36.” Jurnal Teknologi Rekayasa Teknik Mesin (JTRAIN) 4(1): 55–64.
Sikumbang, Mohammad, Khoirul Fahri, and Haris Abizar. 2022. “Pengaruh Arus Listrik Terhadap Hasil Cacat Las Pada Pengelasan SMAW.” Vocational Education National Seminar (Vens) 1(2): 66–70.
Downloads
-
PDF FULL TEXT
Abstract Dilihat : 79 Kali , Download: 77 Kali
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Wisnu Hartono, Hadi Wibowo (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

