Penipuan dalam Ekosistem Digital Finance: Kajian Teoritis dan Strategi Mitigasi di Indonesia

Authors

  • Hani Harlan Universitas Gunadarma, Indonesia Author

Keywords:

fintech, fraud detection, digital fraud, mitigation strategy, OJK, Indonesia

Abstract

The rapidly developing digital finance sector in Indonesia has brought both positive and negative impacts. While it has enhanced the accessibility of financial services, it has also led to an increase in digital financial fraud. This study aims to develop specific preventive techniques tailored to Indonesia's context by investigating the phenomenon of digital financial fraud through the lenses of behavioral theory, technology, and legislation. The methodology employed is a descriptive-analytical systematic literature review covering the period from 2022 to 2025, incorporating a variety of textual sources. The findings highlight three main reasons behind the occurrence of digital fraud: a lack of public knowledge about technology and finance, vulnerabilities in digital security systems, and outdated legislation that fails to keep pace with new innovations. Case studies conducted by the Financial Services Authority (OJK) and the Investment Alert Task Force emphasize recurring issues, such as illegal online lending, fraudulent investment schemes using mobile apps, and data breaches involving personal identity information. A successful prevention strategy requires strong and enforceable regulations, advanced technologies like blockchain and Artificial Intelligence (AI), and comprehensive literacy programs.
Keywords: fintech, fraud detection, digital fraud, mitigation strategy, OJK, Indonesia

 

Abstrak

Baik hal baik maupun buruk telah muncul dari sektor keuangan digital Indonesia yang berkembang Sektor ini telah meningkatkan penipuan keuangan digital tetapi juga membuat layanan keuangan lebih mudah diakses. Dengan tujuan mengembangkan teknik pencegahan yang spesifik untuk kondisi Indonesia penelitian ini berupaya menyelidiki fenomena penipuan sistem keuangan digital dari sudut pandang teori perilaku, teknologi, dan legislasi. Metodologi yang digunakan adalah studi literatur sistematis deskriptif-analitis yang mencakup tahun 2022–2025 dan meliputi berbagai sumber tekstual. Menurut temuan ada tiga alasan utama mengapa penipuan digital terjadi: kurangnya pengetahuan masyarakat tentang teknologi dan uang, kerentanan dalam sistem keamanan digital, dan undang-undang yang belum diperbarui cukup cepat untuk mengakomodasi inovasi baru. Studi kasus yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Satuan Tugas Siaga Investasi menyoroti kesamaan termasuk contoh pinjaman internet ilegal skema investasi curang menggunakan aplikasi seluler dan pelanggaran data yang melibatkan informasi identitas pribadi Peraturan perundang-undangan yang kuat dan dapat diterapkan teknologi mutakhir seperti blockchain dan Kecerdasan Buatan (AI) serta program literasi yang komprehensif merupakan komponen penting dari strategi pencegahan yang sukses.

Kata Kunci: fintech, deteksi penipuan, digital fraud, strategi migitasi, OJK, Indonesia

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akash, T. R., Sourav, M. S. A., & Islam, M. S. (2024.). Investigating innovative approaches to identify financial fraud in real-time. American Journal of Economics and Business Management, 7(11), 1262–1265. https://www.globalresearchnetwork.us/index.php/ajebm

Apriwandi, A., & Herycson, H. (2023). Cyber Crime dan Fraud Kartu Kredit dan Kartu Debit. Jurnal Utilitas Etika Bisnis (JUEB), 1(3), 210-225. https://doi.org/10.57218/jueb.v1i3.277

Guanglin Sun, Ting Li, Yongfang Ai, Qinghai Li (2023). Digital finance and corporate financial fraud. International Review of Financial Analysis, 87, 102566.

https://doi.org/10.1016/j.irfa.2023.102566

Intuit, N. K. (2024). Blockchain and AI in Fintech: A Dual Approach to Fraud Mitigation. Journal of Computational Mechanics & Management, 4(2), 112-125. https://doi.org/10.57159/jcmm.4.2.25193

Laxman, V., Chen, L., & Tanaka, H. (2025). Emerging Threats in Digital Payment Ecosystems and Financial Crime: A Global Perspective. Journal of Digital Economy, 18, 100-115. https://doi.org/10.1016/j.jdec.2025.04.002

Maskur, A., & Santoso, I. H. (2024). Intergenerational Insight of Fraud Intention in Digital Banking: A Behavioral Study in Indonesia. Jurnal Manajemen (Atma Jaya), 22(2), 134-150. https://doi.org/10.25170/jm.v22i2.6735

Mollik, E. (2024). Enhancing Fraud Detection and Privacy in Emerging Markets: Balancing Innovation and Security. MDPI Security, 5(3), 77. https://doi.org/10.3390/security5030077

Mutia, C., & Firdaus, R. (2024). Analisis Penipuan Digital Teknik Phishing pada Layanan Mobile Banking di Indonesia. Jurnal Teknologi dan Riset Bisnis Digital (JUTRABIDI), 1(4), 301-315. https://doi.org/10.61132/jutrabidi.v1i4.191

Napitupulu, D. R. W., Siahaan, M., & Hutagalung, S. (2024). Tanggung Jawab Hukum Platform Fintech dalam Menanggulangi Risiko Fraud terhadap Konsumen. Jurnal Blantika Hukum, 3(4), 255-270. https://doi.org/10.57096/blantika.v3i4.355

Napitupulu, J. H., Simarmata, J., & Daulay, I. K. (2024). Legal Framework for Digital Investment Fraud Prevention: Lessons from Recent Cases in Southeast Asia. Journal of Sustainable Development, Economics, and Regulatory Issues (JSDERI), 3(3), 120-135. https://doi.org/10.53955/jsderi.v3i3.154

Oduro, D. A., Mensah, P., & Boakye, K. (2025). AI-powered Fraud Detection in Digital Banking: Enhancing Security through Machine Learning Models. International Journal of Scientific Research and Archives, 14(3), 854-868. https://doi.org/10.30574/ijsra.2025.14.3.0854

Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (2023). Laporan Tahunan OJK 2023: Memperkuat Ketahanan dan Inklusi Sektor Jasa Keuangan. OJK.

Rahadiyan, I. (2022). Perkembangan financial technology di Indonesia dan tantangan pengaturan yang dihadapi. Mimbar Hukum - Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, 34(1). DOI: 10.22146/mh.v34i1.3451

Una, B. K., & Prabowo, H. Y. (2024). Fintech Lending Fraud Prevention Strategy: A Multi-Stakeholder Analysis in the Indonesian Context. Journal of Contemporary Accounting, 4(1), 45-62. https://doi.org/10.20885/jca.vol4.iss1.art4

Downloads

Published

2026-02-03