Analisa Pengaruh Kualitas Moulding Pada Pengecoran Logam Dengan Metode Sand Casting

Authors

  • Muhamad Al Talarik Gemilang Program Studi Teknik Mesin, Universitas Pancasakti, Indonesia Author

Keywords:

QC Method, Metal Casting, Parameters, Shrinkage, Sand Casting, Kualitas moulding, Pengecoran logam, Porositas, Retakan, Sand casting.

Abstract

This study aims to determine the primary cause of shrinkage defects in Gate Valve Body 3. These defects result in the product failing to meet quality standards and increasing production costs due to rework. Research methods include direct observation on the production floor, material composition testing using a spectrometer, micrographic analysis to identify porosity, and evaluation of casting process parameters such as pouring temperature and feeding system design. The results indicate that shrinkage defects are caused by uneven cooling due to suboptimal heat distribution within the mold, as well as inappropriate metal composition. The recommended solution is to modify the riser design to improve feeding and adjust the pouring temperature. Implementing these recommendations is expected to reduce defects by 30–40%, increase production efficiency, and reduce scrap costs. This research provides a practical contribution to improving casting processes in the valve industry.

Keywords: QC Method, Metal Casting, Parameters, Shrinkage, Sand Casting

 

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas moulding pada proses pengecoran logam menggunakan metode sand casting. Proses sand casting merupakan salah satu metode pengecoran yang umum digunakan dalam industri manufaktur, di mana kualitas moulding memiliki peran penting dalam menentukan kualitas hasil coran. Dalam penelitian ini, dilakukan eksperimen dengan variasi jenis pasir, kelembaban pasir, dan teknik pemadatan untuk mengevaluasi pengaruhnya terhadap tingkat kecacatan pada hasil coran, seperti porositas, retakan, dan ketidakrataan permukaan. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan pengukuran dimensi, uji kekerasan, dan pengamatan visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas moulding yang baik, dengan pemilihan pasir yang tepat dan teknik pemadatan yang optimal, dapat mengurangi kecacatan pada hasil coran, sehingga meningkatkan kekuatan dan ketahanan produk akhir. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi industri pengecoran logam dalam mengoptimalkan proses sand casting untuk menghasilkan produk dengan kualitas yang lebih tinggi dan lebih konsisten.

Kata Kunci: Kualitas moulding, Pengecoran logam, Porositas, Retakan, Sand casting.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Beeley, P. (2001). Foundry Technology (2nd ed.). Butterworth-Heinemann

[2] Champbell, J. (2003). Casting (2nd ed). Butterworth-Heinemann

[3] Groover, M. P. (2010) Foundamentals Of Modern Manufacturing: Materials, Processes, and Systems (4th ed). Wiley.

[4] Heine. R. W, Loper, C. R.,& Roshental, P. C. (1967) Principles of Metal Casting (2nd ed). McGraw-Hill

[5] Kalpakjian, S., & Schmid, S. R. (2014). Manufacturing Engineering and Thecnology (7th ed) Peaarson

Downloads

Published

2026-02-10