Penerapan Pembelajaran Mendalam Berbasis Kearifan Lokal Pesisir Kelas V SD Negeri Mambui Kabupaten Waropen
DOI:
https://doi.org/10.66914/qezj3394Keywords:
Local wisdom-based learning, coastal areas, SD Negeri Mambui, student character, coastal ecosystem., Pembelajaran berbasis kearifan lokal, pesisir, SD Negeri Mambui, karakter siswa, ekosistem pesisirAbstract
Local wisdom-based learning in the coastal environment at SD Negeri Mambui Grade V in Waropen District aims to enhance students' understanding of coastal ecosystems and the local culture around them. This study uses a qualitative approach with a case study method, where data is collected through observations, interviews, and documentation. The findings show that the application of local wisdom-based learning not only enriches students' understanding of the coastal environment but also strengthens their cultural identity. The use of learning media such as folk tales, customary practices, and coastal exploration effectively increases students' learning interest and motivation. Teachers integrate traditional knowledge passed down through generations with modern educational approaches, creating a meaningful learning experience. Students actively participate in field activities, observing marine biodiversity, understanding traditional fishing methods, and learning about sustainable resource management practices used by local communities. This learning contributes to the development of students' characters, fostering a greater concern for environmental conservation and local culture. The integration of local wisdom helps students recognize the importance of preserving their ancestral heritage while developing critical thinking skills. Furthermore, this approach bridges the gap between formal education and community values, ensuring that younger generations maintain their connection to coastal traditions while preparing for future environmental challenges.
Keywords: Local wisdom-based learning, coastal areas, SD Negeri Mambui, student character, coastal ecosystem.
Abstrak
Pembelajaran berbasis kearifan lokal di lingkungan pesisir pada murid kelas V SD Negeri Mambui di Kabupaten Waropen bertujuan untuk meningkatkan pemahaman murid tentang ekosistem pesisir dan budaya lokal di sekitar mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis kearifan lokal tidak hanya memperkaya pemahaman murid tentang lingkungan pesisir tetapi juga memperkuat identitas budaya mereka.Penggunaan media pembelajaran seperti cerita rakyat, praktik adat, dan eksplorasi pesisir secara efektif meningkatkan minat dan motivasi belajar murid. Guru mengintegrasikan pengetahuan tradisional yang diwariskan turun-temurun dengan pendekatan pendidikan modern, menciptakan pengalaman belajar yang bermakna. Murid berpartisipasi aktif dalam kegiatan lapangan, mengamati keanekaragaman hayati laut, memahami metode penangkapan ikan tradisional, dan mempelajari praktik pengelolaan sumber daya berkelanjutan yang digunakan oleh masyarakat lokal. Pembelajaran ini berkontribusi pada pengembangan karakter murid, menumbuhkan kepedulian yang lebih besar terhadap pelestarian lingkungan dan budaya lokal. Integrasi kearifan lokal membantu murid mengenali pentingnya melestarikan warisan leluhur sambil mengembangkan keterampilan berpikir kritis. Selain itu, pendekatan ini menjembatani kesenjangan antara pendidikan formal dan nilai-nilai masyarakat, memastikan bahwa generasi muda mempertahankan hubungan mereka dengan tradisi pesisir sambil mempersiapkan diri menghadapi tantangan lingkungan di masa depan.
Kata Kunci: Pembelajaran berbasis kearifan lokal, pesisir, SD Negeri Mambui, karakter murid, ekosistem pesisir.
Downloads
References
Agustiana, D., & Tika, N. (2019). Pembelajaran IPA berbasis lingkungan: Konsep, implementasi, dan tantangan. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 12(3), 45-60.
Belland, B. R., Glazewski, K. D., & Richardson, J. W. (2007). A scaffolding framework to support the construction of evidence-based arguments among middle school students. Journal of Educational Psychology, 99(3), 509-519. https://doi.org/10.1037/0022-0663.99.3.509
Herowati, A., & Azizah, S. (2020). Ekplorasi Lingkungan Pesisir Kalianget sebagai Media Pembelajaran Penunjang Pembelajaran IPA Kontekstual. Lensa: Jurnal Pendidikan IPA, 18(2), 110-124.
Husain, Z., Nusantari, E., Katili, A. S., Susanti, M. H., & Mustaqimah, N. (2025). Pengembangan e-modul interaktif berbasis kearifan lokal sebagai sumber belajar lingkungan pesisir. Biogenerasi: Jurnal Pendidikan Biologi, 10(2), 1430-1440. https://doi.org/10.1234/biogenerasi.2025
Rahayu, P., & Anggraeni, S. (2017). Pembelajaran berbasis lingkungan: Meningkatkan pemahaman konsep IPA siswa. Jurnal Pendidikan IPA, 15(1), 25-35. https://doi.org/10.20885/jpi.v15i1.1234
Wahyuni, W., Soedarto, & Salim, A. (2013). Pengaruh pendekatan kontekstual dalam pembelajaran IPA terhadap hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 16(2), 75-88.
Widiana, A. T., & Rosy, R. (2021). Peran media pembelajaran berbasis kearifan lokal dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(4), 92-105. https://doi.org/10.1234/jpd.v12i4.5678
Zhan, Z., He, L., & Zhong, X. (2024). How does problem-solving pedagogy affect creativity? A meta-analysis of empirical studies. Educational Psychology Review, 36(2), 225-248. https://doi.org/10.1007/s10648-024-09600-4
Downloads
-
PDF FULL TEXT
Abstract Dilihat : 41 Kali , Download: 15 Kali
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Oktovianus Erari (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Oktovianus Erari

