Perancangan Ulang Tataletak Fasilitas Produksi Menggunakan Metode Activity Relationship Chart (ARC) Dan Software Blocplan di. PT Sumber Jadi Mandiri
Keywords:
Activity Relationship Chart, BLOCPLAN, facility layout, material flow, production efficiency, Activity Relationship Chart, BLOCPLAN, efisiensi produksi, tata letak fasilitas, aliran material.Abstract
Redesigning production facility layouts is an essential effort to improve material flow efficiency and work productivity in manufacturing companies. PT Sumber Jadi Mandiri faces problems such as disorganized production flow, long material handling distances, and suboptimal processing time. This study aims to redesign the production facility layout to minimize material movement distance and improve operational efficiency. The methods used are the Activity Relationship Chart (ARC) to analyze the closeness relationships between activities and BLOCPLAN software to generate optimal layout alternatives. The results show that the proposed layout reduces total material handling distance and improves the smoothness of production flow compared to the existing layout. In addition, work process efficiency has significantly increased. Therefore, the application of ARC and BLOCPLAN methods proves to be effective in supporting the design of a more efficient and integrated facility layout.
Keywords: Activity Relationship Chart, BLOCPLAN, facility layout, material flow, production efficiency
Abstrak
Perancangan ulang tata letak fasilitas produksi merupakan upaya penting untuk meningkatkan efisiensi aliran material dan produktivitas kerja di perusahaan manufaktur. PT Sumber Jadi Mandiri menghadapi permasalahan berupa aliran produksi yang tidak teratur, jarak perpindahan material yang panjang, serta waktu proses yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang tata letak fasilitas produksi guna meminimalkan jarak perpindahan dan meningkatkan efisiensi operasional. Metode yang digunakan adalah Activity Relationship Chart (ARC) untuk menganalisis hubungan kedekatan antar aktivitas, serta software BLOCPLAN untuk menghasilkan alternatif tata letak yang optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata letak usulan mampu mengurangi total jarak perpindahan material dan meningkatkan kelancaran aliran produksi dibandingkan tata letak awal. Selain itu, efisiensi proses kerja mengalami peningkatan yang signifikan. Dengan demikian, penerapan metode ARC dan BLOCPLAN terbukti efektif dalam mendukung perancangan tata letak fasilitas yang lebih efisien dan terintegrasi.
Kata kunci: Activity Relationship Chart, BLOCPLAN, efisiensi produksi, tata letak fasilitas, aliran material.
Downloads
References
[1] Andriansyah, D., & Putri, R. A. (2022). Analisis perancangan ulang tata letak fasilitas produksi menggunakan metode ARC dan BLOCPLAN. Jurnal Teknik Industri Indonesia, 7(2), 123–132.
[2] Arifin, M., & Nugroho, Y. (2021). Optimalisasi tata letak fasilitas produksi untuk meningkatkan efisiensi aliran material. Jurnal Rekayasa Sistem Industri, 10(1), 45–54.
[3] Fauzi, A., & Hidayat, T. (2023). Penerapan Activity Relationship Chart dalam perancangan tata letak fasilitas produksi. Jurnal Teknik dan Manajemen Industri, 8(1), 67–75.
[4] Gunawan, R., & Sari, D. P. (2024). Evaluasi tata letak fasilitas menggunakan pendekatan BLOCPLAN pada industri manufaktur. Jurnal Sistem Industri, 12(2), 101–110.
[5] Hidayah, N., & Kurniawan, B. (2022). Perancangan ulang layout fasilitas untuk meminimalkan jarak perpindahan material. Jurnal Ilmiah Teknik Industri, 11(3), 210–218.
[6] Iskandar, A., & Pratama, F. (2023). Analisis efisiensi tata letak fasilitas produksi menggunakan metode kuantitatif. Jurnal Teknologi Industri, 9(2), 89–98.
[7] Kurniawati, E., & Saputra, H. (2021). Peningkatan produktivitas melalui perbaikan tata letak fasilitas produksi. Jurnal Manajemen Industri dan Logistik, 5(1), 33–41.
[8] Lestari, S., & Wibowo, A. (2024). Implementasi software BLOCPLAN dalam perancangan tata letak fasilitas. Jurnal Teknik Industri Terapan, 13(1), 55–63.
[9] Maulana, R., & Firmansyah, D. (2022). Perbaikan tata letak fasilitas produksi menggunakan pendekatan sistematis. Jurnal Optimasi Sistem Industri, 6(2), 140–149.
[10] Nugraha, P., & Santoso, B. (2023). Analisis hubungan aktivitas menggunakan ARC pada industri manufaktur. Jurnal Rekayasa dan Optimasi Industri, 7(3), 175–183.
[11] Prasetyo, E., & Rahmawati, L. (2021). Perancangan fasilitas produksi untuk meningkatkan efisiensi kerja. Jurnal Teknik Industri Nasional, 6(1), 22–30.
[12] Putra, I. G., & Dewi, N. K. (2025). Optimasi tata letak fasilitas menggunakan metode hybrid ARC dan BLOCPLAN. Jurnal Inovasi Industri, 14(1), 77–86.
[13] Ramadhan, F., & Utami, S. (2023). Analisis tata letak fasilitas untuk mengurangi biaya material handling. Jurnal Sistem Produksi, 8(2), 120–129.
[14] Siregar, H., & Lubis, M. (2024). Penerapan metode ARC dalam meningkatkan efisiensi tata letak fasilitas produksi. Jurnal Teknik dan Industri, 11(2), 95–104.
[15] Wulandari, D., & Saputro, E. (2022). Perancangan ulang fasilitas produksi menggunakan pendekatan kuantitatif dan software. Jurnal Ilmiah Rekayasa Industri, 10(3), 200–209.
Downloads
-
PDF FULL TEXT
Abstract Dilihat : 4 Kali , Download: 0 Kali
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Doni Irawan (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

