Spiritualitas  Humanis Anti-Korupsi

Authors

  • H. Abdul Hakim Fuh Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin, Indonesia Author
  • Abdul Sani Fuh Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin, Indonesia Author

Keywords:

Spirituality, Theological, Philosophical, Combating Corruption., Spiritual, Teologis, Filosofis, Memerangi Korupsi.

Abstract

Abstract
This article examines the role of spiritual integrity and humanistic approaches in combating corruption from theological and philosophical perspectives. Spiritual integrity, understood as an awareness of divine presence in moral oversight—encompassing values such as honesty and responsibility—serves as a fundamental basis for fostering individuals and societies that resist corruption. From a theological standpoint, corrupt practices are considered contrary to spiritual principles that uphold justice. Meanwhile, the philosophical perspective emphasizes self-awareness and ethical reasoning in decision-making, encouraging both individuals and collectives to consider the negative consequences of corrupt actions and the societal resistance against perpetrators. Such resistance plays a crucial role in promoting economic justice and ensuring a better future for societal well-being.

Keywords: Spirituality, Theological, Philosophical, Combating Corruption.

Abstrak

Abstrak

Jurnal ini membahas peran integritas spiritual cara-cara humanis dalam memerangi korupsi dari perspektif teologis dan filosofis. Integritas spiritual, dalam makna persentuhan kesertaan Tuhan dalam pengawasan moral akhlak yang mencakup nilai-nilai moral seperti kejujuran dan tanggung jawab, menjadi landasan penting dalam menciptakan individu dan maasyarakat anti korupsi. Dari sudut pandang teologis, tindakan korupsi dianggap bertentangan dengan prinsip-prinsip spiritual yang mengedepankan keadilan. Sementara itu, perspektif filosofis menekankan kesadaran diri dan etika dalam pengambilan keputusan, mendorong individu dan  kolektif untuk mempertimbangkan dampak tindakan negatif dan perlawanan rakyat terhadap mereka yang melakukan tindakan korupsi, yang tentunya sangat luar biasa terhadap kesejahteraan keadilan ekonomi kehidupan bagi masa depan.

Kata Kunci: Spiritual, Teologis, Filosofis, Memerangi Korupsi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

“KBBI VI Daring,” Badan Pengembangan Dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Budaya, Riset Dan Teknologi Republik Indonesia, last modified 2023, https:/kbbi.kemdikbud.go.id/entri/korupsi.

“Peran Gereja terhadap Korupsi Di Indonesia” http//dianprihan.blogspot.co.id. (diakses 28 April 2025).

Bagir, Haidir. (2015), “Korupsi dari Perspektif FIlsafat dan Etika Islam dalam Menanggapi Persoalan Korupsi Di Indonesia,” dalam Etika dan Religiusitas Anti Korupsi, Editor Nina Mariani Noor (Geneva: Globethic. Net)

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, (1995) Kamus Besar Bahasa Indonesia, (Jakarta: Balai Pustaka)

Haight, Roger, (2014) Spirituality Seeking Theology (Maryknoll: Orbis Books)

Hakim, Lukman. (2015), “Komitmen Aparatur (untuk) Berintegritas,” Majalah Ikhlas Beramal 93”

Hamzah, Andi. (2006) Pemberantasan Korupsi Melalui Hukum Pidana Nasional dan Internasional, (Jakarta: Rajawali Press)

Husain Alatas, Syed. (1987), Corruption Iits Nature, Cause and Functions (terj. Nirwono), Korupsi, Sifat, Sebab dan Fungsi (Jakarta: LP3ES)

Lihat Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia. (2006) Memahami Untuk Membasmi, Buku Saku Untuk Memahami Tindak Pidana Korupsi (Jakarta: KPK)

M.Prior, John. (2016), “Editorial Korupsi,” Jurnal Ledalero 15, No. 1.

Salim, Agus. (2014), “Teologi Pemberantasan Korupsi (Sebuah Telaah Etika Normatif Islam)”, Jurnal Ar-Risalah, Vol. XIV, No. 2.

Zachrie Wijayanto, Ridwan. (2010) Korupsi Mengorupsi Indonesia: Sebab Akibat dan Prospek Pemberantasan (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama)

Thoyyibah, Imadah. (2018), “Pendidikan Dasar Anti Korupsi Dalam Tinjauan Filsafat Pendidikan Islam”, Jurnal Menara Ilmu, Vol. XII, Jilid I, No. 80.

Downloads

Published

2026-04-08