Analisis Pelayanan Boarding Agent PT Maritel Bahtera Abadi Cabang Sangkulirang di Area Anchorage PT Indexim Coalindo

Authors

  • Muhammad Fatir Alfasyah Mahasiswa Prodi KALK Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar, Indonesia Author
  • Riman S Duyo Dosen Prodi KALK Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar, Indonesia Author
  • Chrisandi Lande Dosen Prodi KALK Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar, Indonesia Author

Keywords:

Boarding Agent, Keagenan Kapal, Kelancaran Operasional Kapal, Clearance In dan Clearance Out, Anchorage, Ship to Ship (STS)., Boarding Agent, Ship Agency, Vessel Operations, Clearance, Anchorage, Ship to Ship (STS)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan tanggung jawab boarding agent PT Maritel Bahtera Abadi Cabang Sangkulirang dalam meningkatkan kelancaran operasional kapal di area anchorage PT Indexim Coalindo. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Data dianalisis menggunakan teknik analisis konten untuk menggambarkan proses pelayanan boarding agent, khususnya dalam pengurusan clearance in dan clearance out, pengawasan kegiatan bongkar muat Ship to Ship (STS), serta koordinasi dengan instansi pelabuhan dan pihak kapal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa boarding agent memiliki peran strategis sebagai penghubung antara kapal, perusahaan, dan instansi terkait, serta bertanggung jawab dalam memastikan kelengkapan dokumen kapal dan kelancaran operasional. Pelaksanaan tugas yang profesional dan koordinatif mampu meminimalkan keterlambatan, mengurangi gangguan operasional, serta meningkatkan efisiensi kegiatan kapal di area anchorage. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi dan koordinasi boarding agent menjadi faktor kunci dalam mendukung kelancaran operasional kapal..

Kata Kunci: Boarding Agent, Keagenan Kapal, Kelancaran Operasional Kapal, Clearance In dan Clearance Out, Anchorage, Ship to Ship (STS).

Abstrak

 

This study aims to analyze the roles and responsibilities of the boarding agent of PT Maritel Bahtera Abadi Sangkulirang Branch in improving the smooth operation of vessels in the anchorage area of PT Indexim Coalindo. The research method used is descriptive qualitative, with data collection techniques including observation, documentation, and literature study. The data were analyzed using content analysis to provide an in-depth description of the boarding agent’s service process, particularly in handling clearance in and clearance out, supervising Ship to Ship (STS) loading and unloading activities, and coordinating with port authorities and vessel parties. The results indicate that the boarding agent plays a strategic role as a liaison between the vessel, the company, and related institutions, and is responsible for ensuring the completeness of vessel documents and the smoothness of operational activities. Professional and well-coordinated performance of boarding agents has been proven to minimize delays, reduce operational disruptions, and improve the efficiency of vessel activities in the anchorage area. Therefore, enhancing the competence and coordination of boarding agents is a key factor in supporting smooth vessel operations.

 

Keywords: Boarding Agent, Ship Agency, Vessel Operations, Clearance, Anchorage, Ship to Ship (STS)

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amir, M. S. (2001). Ekspor Impor: Teori dan Penerapannya.

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 152 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan dan Pengelolaan Bongkar Muat Barang di Kapal. Jakarta: Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2021). Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 59 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Usaha Jasa Terkait dengan Angkutan di Perairan. Jakarta: Kementerian Perhubungan.

Kosasih, E., & Soewedo, H. (2007). Manajemen Perusahaan Pelayaran. Jakarta: Rajawali Pers, 9715(0), 64.

Kusnadi. (2010). Hukum laut dan penyelesaian sengketa internasional. Bandung: Refika Aditama.

Iarmolovych, D. Y. (2019). INTERSECTION DUTIES SHIP-OWNER AND MARINE AGENT REGARDING TO THE PRINCIPAL ПЕРЕТИН ОБОВ’ЯЗКІВ СУДНОВЛАСНИКА І МОРСЬКОГО АГЕНТА ЩОДО ПРИНЦИПАЛА. 2521–103. https://doi.org/10.5281/zenodo.3521770

Lilis, L., Yursal, Y., Rezeki, R., & Neshandry, N. (2025). Analisis peranan keagenan dalam kegiatan kedatangan dan keberangkatan kapal pada pt. noval global trans belawan. Journal of Maritime and Education (JME), 7(2), 849–854. https://doi.org/10.54196/jme.v7i2.207

Oikonomou, I., Pastra, A., & Visvikis, I. D. (2018). A financial business case for corporate social responsibility (pp. 219–236). Springer, Cham.

PUTRI, I. A. Y. U. J., & RAHAYU, T. (2022). Kualitas pelayanan jasa keagenan kapal pada perusahaan pelayaran. Jurnal 7 Samudra, 7(1).

Republik Indonesia. (2015). Peraturan Pemerintah Nomor 61 Tahun 2009 tentang Kepelabuhanan jo. Peraturan Pemerintah Nomor 64 Tahun 2015. Jakarta: Sekretariat Negara.

Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 82 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penerbitan Surat Persetujuan Berlayar. Ditetapkan untuk melaksanakan ketentuan Pasal 219 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran. Jakarta: Kementerian Perhubungan.

Republik Indonesia. (2024). Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 66 Tahun 2024.

Rizki Prayoga Sinulingga, & Aja Avriana Said. (2024). The Role Of Agency Services In Serving Clearance In And Out Of Ship With Manual System at PT. Bama Putra Sukses Bogor. Jurnal Transformasi Bisnis Digital, 1(5), 132–141. https://doi.org/10.61132/jutrabidi.v1i5.382

Rusmiyanto, D. (2023). Analisis penyebab terjadinya shortage cargo pada kegiatan transshipment batu bara di vessel pada PT. Sedayu Makmur Abadi. Jurnal Universal Technic, 2(1), 42–50.

Soewedo, Hananto (2015). Penanganan Muatan Kapal, Jakarta, Djakar

Suyono, R. P. (2005). Shipping (pengangkutan internasional ekspor–impor melalui laut). Penerbit PPM, Jakarta.

Triatmodjo, Bambang, (2010). Perencanaan pelabuhan, Yogyakarta, Beta Offset

Tri Prasetiawan, S., Widyanto, H., Azria, F., & Astriawati, N. (2024). Optimalisasi Prosedur Pelayanan Kapal Oleh PT. Salam Pasific Indonesia Lines. Majalah Ilmiah Bahari Jogja, 22(1), 75–87. https://doi.org/10.33489/mibj.v22i1.356

Undang-Undang No. 17 Tahun 2006 Tentang Kepabeanan

Zhafira, N., Dewayana, T. S., & Sugiarto, D. (2023). Risk Mitigation Strategy for Coal Transshipment. Jurnal Optimasi Sistem Industri, 22(1), 9–21. https://doi.org/10.25077/josi.v22.n1.p9-21.2023

Downloads

Published

2026-04-14