Gamifikasi Dakwah Di Ruang Virtual: Analisis Netnografi Terhadap Komunitas Majelis Roblox Indonesia Dalam Membentuk Identitas Religius Gen Alpha & Z
DOI:
https://doi.org/10.66914/rsw1ay92Keywords:
Netnografi, Majelis Roblox Indonesia, Otoritas Keagamaan., Netnography, Majelis Roblox Indonesia, Religious Authority.Abstract
This study aims to analyze the phenomenon of da’wah gamification and the shift in religious authority within the Majelis Roblox Indonesia (MARIO) community on the TikTok platform. Amidst the dominance of a digital culture that tends to be profane, MARIO emerges as an anomaly that integrates Islamic values into the virtual gaming ecosystem. Employing a qualitative method with a netnographic approach, this research conducted digital observations of video content, profile structures, and interaction patterns within the comment sections of the @majelisrobloxindonesia account, without involving formal interview interventions. The results indicate that MARIO has successfully reconstructed sacred space through “pixel architecture,” where gaming activities are transformed into a medium for strengthening religious identity and cultivating noble character (akhlakul karimah) for Generation Z and Alpha. Furthermore, the findings reveal a hybridity of religious authority that combines digital literacy skills with professional backgrounds, such as psychology, to establish community legitimacy.
Keywords: Netnography, Majelis Roblox Indonesia, Religious Authority.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena gamifikasi dakwah dan pergeseran otoritas keagamaan dalam komunitas Majelis Roblox Indonesia (MARIO) di platform TikTok. Di tengah dominasi budaya digital yang cenderung profan, MARIO hadir sebagai anomali yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam ke dalam ekosistem permainan virtual. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan netnografi, penelitian ini melakukan observasi digital terhadap konten video, struktur profil, dan pola interaksi pada kolom komentar akun @majelisrobloxindonesia tanpa melibatkan intervensi wawancara formal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MARIO berhasil melakukan rekonstruksi ruang sakral melalui “arsitektur piksel,” di mana aktivitas bermain (game) diubah menjadi sarana penguatan identitas religius dan pembentukan akhlakul karimah bagi Generasi Z dan Alpha. Temuan penelitian juga mengungkap adanya hibriditas otoritas keagamaan yang menggabungkan kecakapan literasi digital dengan latar belakang profesional seperti psikologi untuk membangun legitimasi komunitas.
Kata kunci: Netnografi, Majelis Roblox Indonesia, Otoritas Keagamaan.
Downloads
References
Al-Manduri, R. (2024). Analisis Metode Dakwah (Qs. An-Nahl [16] 125) Dalam Perspektif Filsafat Manajemen Dakwah. Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah FDIK IAIN Padangsidimpuan, 6(2), 19–34. https://doi.org/10.24952/tadbir.v6i2.13742
Hendry, H., & Manongga, D. H. F. (2024). Analisis Konten Berbasis Grounded Theory. Penerbit Yayasan Prima Agus Teknik.
Henry, S. (2013). Cerdas dengan Game. Gramedia Pustaka Utama.
Jauhar, A. A.-M. H. (2023). Maqashid Syariah. Amzah.
Jazuli, A., Salsabila, A. Y., Assidiqi, A. H., & Sadiyah, D. (2023). The Strategy of the Head of Madrasah in Cultivating Fastabiqul Khoirot Culture in the State High School Environment in Batu City. EDHJ Unnusa, 8(April), 56–65. https://journal2.unusa.ac.id/index.php/EHDJ/article/view/4849
KH. H. Muhammad. (2024). Nabi Mempermudah, Kita Mempersulit. IRCiSoD.
Matori, Z. A. (2024). Peluang dan tantangan media sosial TikTok dalam pendidikan agama Islam pada era society 5.0. INSPIRASI (Jurnal Kajian Dan Penelitian Pendidikan Islam), 8(1), 76–88. https://doi.org/10.61689/inspirasi.v8i1.565
Muslimin, M. (2025). Komunikasi Dakwah melalui Media Tradisional: Menghidupkan Kearifan Lokal dalam Menyampaikan Pesan Dakwah. UMM Press.
Priyowidodo, G. (2022). Monograf Netnografi Komunikasi: Aplikasi pada Tiga Riset Lapangan. Raja Grafindo Persada.
Zaman, W. K. (2025). Manajemen Media Dakwah Kontemporer: Strategi, Inovasi, dan Roadmap Era Digital. Revormasi Jangkar Philosophia.
Zamzami, M. (2026). Hikmah dalam al-Qur’an dan implementasinya dalam membangun pemikiran Islam yang inklusif. Teosofi: Jurnal Tasawuf Dan Pemikiran Islam, 6(2), 355–382. https://doi.org/10.15642/teosofi.2016.6.2.355-382
Downloads
-
PDF FULL TEXT
Abstract Dilihat : 11 Kali , Download: 3 Kali
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Abdullah Kalfin Alfayadh, Ahmad Nazhif Adriyansyah, Laila Qodriyah, Roni Hidayat (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

