Gerak dan Rotasi Bumi: Realitas Ilmiah Dalam Al-Quran, Karya M. Ali As-Sabouni Dar El Kutub Al Islamiyah, Jakarta, terjemah Hamdan Rasyid, 2003
DOI:
https://doi.org/10.66914/j9tzg613Keywords:
gerak bumi, rotasi bumi, Al-Qur’an, tafsir ilmi, Muhammad Ali Ash-Shabuni., Earth's motion, Earth's rotation, Qur'an, scientific exegesis (tafsir ilmi), Muhammad Ali Ash-Shabuni.Abstract
This study aims to examine the concept of the Earth's motion and rotation from a scientific perspective and to analyze Qur'anic verses related to these phenomena through the interpretations of classical and contemporary scholars, particularly Muhammad Ali Ash-Shabuni. The research employs a qualitative method with a library research approach by collecting and analyzing data from the Qur'an, tafsir literature, and scientific sources related to astronomy and scientific exegesis (tafsir ilmi). The findings reveal that, scientifically, the Earth rotates on its axis and revolves around the Sun, resulting in the alternation of day and night, differences in time zones, and seasonal changes. In the Qur'an, several verses, such as QS. Yasin: 40, QS. Az-Zumar: 5, QS. Al-Anbiya: 33, QS. Yasin: 37, and QS. An-Naml: 88, contain indications of the orderly movement of celestial bodies and the dynamics of the universe. Classical scholars, including Al-Tabari and Ibn Kathir, generally interpreted these verses from a phenomenological and theological perspective, whereas contemporary scholars tend to adopt a more contextual interpretation by relating them to modern astronomical discoveries. Muhammad Ali Ash-Shabuni emphasized that the Qur'an is not a book of astronomy; however, it contains guidance that encourages humans to observe the universe as evidence of Allah's greatness. In conclusion, there is no contradiction between revelation and scientific knowledge as long as both are understood proportionally. The study of the Earth's motion in the Qur'an demonstrates a harmony between divine revelation and modern science, which ultimately strengthens faith while broadening human understanding of the universe.
Keywords: Earth's motion, Earth's rotation, Qur'an, scientific exegesis (tafsir ilmi), Muhammad Ali Ash-Shabuni.
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meneliti konsep pergerakan dan rotasi bumi dari sudut pandang ilmiah serta menganalisis ayat-ayat Al-Qur’an yang relevan dengan fenomena ini melalui tafsiran para ulama baik klasik maupun modern, terutama Muhammad Ali Ash-Shabuni. Metodologi yang diterapkan adalah studi kualitatif dengan pendekatan penelitian literatur, yaitu mengumpulkan dan meneliti informasi dari Al-Qur’an, kitab tafsir, serta sumber ilmiah terkait astronomi dan tafsir ilmiah. Temuan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa secara ilmiah, bumi berotasi pada porosnya dan bertindak revolusi mengelilingi matahari, yang menyebabkan terjadinya siklus siang dan malam, perbedaan waktu antar zona, serta perubahan musim. Dalam Al-Qur’an, terdapat beberapa ayat seperti QS. Yasin: 40, QS. Az-Zumar: 5, QS. Al-Anbiya: 33, QS. Yasin: 37, dan QS. An-Naml: 88 yang menunjukkan tanda-tanda keteraturan orbit benda langit dan perubahan alam semesta. Para ulama klasik, seperti Al-Tabari dan Ibnu Katsir, umumnya memberikan tafsir terhadap ayat-ayat tersebut secara fenomenologis dan teologis, sementara ulama kontemporer menawarkan penafsiran yang lebih kontekstual dengan menghubungkannya dengan penemuan astronomi terkini. Muhammad Ali Ash-Shabuni menegaskan bahwa Al-Qur’an bukanlah kitab yang membahas astronomi, namun berisi petunjuk yang mendorong manusia untuk mengamati alam sebagai tanda kebesaran Allah. Sebagai kesimpulan, tidak ada konflik antara wahyu dan ilmu pengetahuan selama keduanya dipahami dengan tepat. Kajian mengenai pergerakan bumi dalam Al-Qur’an menunjukkan adanya keselarasan antara isyarat wahyu dan kemajuan sains modern, yang pada gilirannya dapat memperkuat keyakinan serta memperluas pemahaman manusia tentang alam semesta.
Kata kunci: gerak bumi, rotasi bumi, Al-Qur’an, tafsir ilmi, Muhammad Ali Ash-Shabuni.
Downloads
References
Al-qorni, Ahmad Uwais. “Abstrak Perdebatan Mengenai Bentuk Bumi Kembali Menjadi Isu Kontroversial Dalam Wacana Keislaman Kontemporer. Sebagian Kalangan Yang Terpengaruh Teori,” n.d., 1–17.
Ilmu, Jurnal, Al-Q U R An, D A N Hadits, Dalam Q S Al-Isra Ayat, Khairun Nisak, Al Kamil, Liana Nurpadjarillah, and Ahmad Mujahid. “AL-MUHITH” 4, no. 1 (2025): 175–88.
Purfatima Daeng Tiri. “Penciptaan Alam Semesta Dalam Perspektif Al-Qur’an Dan Sains.” Maliki Interdisciplinary Journal (MIJ) 3, no. 2 (2025): 306.
Qur, Pandangan Al-, A N Terhadap, Rotasi Dan, Revolusi Bumi, Asti Jannati, Intan Parisia, Muhammad Surya Ramadhan, et al. “Abstrak Asti Jannati Intan Parisia, Muhammad Surya Ramadhan, Nanda Ayu Permatasari, Ulpah Miranda: Pandangan Al-Qur’an Terhadap Rotasi Dan Revolusi Bumi Dalam Ilmu Fisika Mengelilingi Matahari. Revolusi Bumi Memakan Waktu Sekitar 365 Hari Atau Sat” 1, no. 2023 (n.d.): 298–308.
Sampul, Halaman, Perputaran Bumi, Sebuah Fakta, and Karya Muhammad Ali Ash-shabuni. “Halaman 1 (Sampul) Pergerakan Dan Perputaran Bumi Sebuah Fakta Ilmiah Yang Dibuktikan Oleh Al-Qur’an” 1 (n.d.).
Downloads
-
PDF FULL TEXT
Abstract Dilihat : 24 Kali , Download: 9 Kali
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Azkia Az-zahrah, Eka Pratama, Muhammad Nabil Dhiya Athaya, Andi Rosa (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Azkia Az-zahrah

