Perbandingan Kualitas Demokrasi Indonesia dan Jepang: Stabilitas Politik dan Tata Kelola
DOI:
https://doi.org/10.66914/q6xc1r67Keywords:
demokrasi, stabilitas politik, tata kelola, institusiAbstract
Studi ini bertujuan untuk membandingkan kualitas demokrasi di Indonesia dan Jepang, dengan fokus pada peran stabilitas politik dan administrasi pemerintahan. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui tinjauan pustaka dari berbagai sumber akademis dan laporan dari organisasi internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan kualitas demokrasi antara kedua negara bukan karena satu negara memiliki institusi demokrasi dan negara lain tidak, melainkan karena institusi di masing -masing negara memiliki kemampuan yang berbeda dalam mengelola kekuasaan. Indonesia memiliki partisipasi politik yang tinggi dan pemilihan yang kompetitif, tetapi belum mampu menciptakan stabilitas politik dan tata kelola yang efektif, sehingga demokrasi cenderung lebih berfokus pada mengikuti prosedur daripada perubahan nyata. Di sisi lain, Jepang menunjukkan tingkat stabilitas politik yang tingg, didukung oleh institusi yang kuat, supremasi hukum yang konsisten, dan manajemen pemerintahan yang efektif, yang mengarah pada demokrasi yang lebih bermakna. Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas demokrasi lebih bergantung pada seberapa baik pemerintah bekerja dan kekuatan Kualitas demokrasi di Indonesia lebih bergantung pada institusi-institusinya daripada seberapa kompetitifnya kancah politik.
Downloads
References
Almond, G. A. (1974). Comparative politics today: A world view. Boston: Little, Brown and Company.
Badan Pusat Statistik. (2024). Indeks demokrasi Indonesia 2023-2024.
Febriandy, I., & Wahid, A. (2024). Kemunduran demokrasi di Indonesia: Analisis laporan Varieties of Democracy (V-Dem) Institute 2024. Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial-Humaniora, 7(2), 1041-1050. https://doi.org/10.31539/kaganga.v7i2.12392
Freedom House. (2024a). Freedom in the world 2024: Indonesia.
Freedom House. (2024b). Freedom in the world 2024: Japan. Retrieved from https://freedomhouse.org/country/japan/freedom-world/2024
Institute for Democracy and Electoral Assistance (IDEA). (2024). Democracy tracker: Japan. Muto, K. (2024). Authoritarianism vs democracy: Comparative perspectives in Japan.
Rasyid, M., et al. (2024). A meta-analysis on democracies in Indonesia. Jurnal Ilmu Pemerintahan: Kajian Ilmu Pemerintahan dan Politik Daerah, 9(1) 58-77.
https://doi.org/10.24905/jip.9.1.2024.58-77
Rasyid, M., et al. (2025). Global research publication on democracy in Indonesia: A bibliometric analysis. Natapraja Journal, 13(1), 87-109. https://doi.org/10.21831/natapraja.v13i1.84454
Sihombing, H. (2026). The dynamics of Indonesian democracy (2021-2024): A nonparametric comparative analysis of democracy indices and their aspects. HASINA: Jurnal Akuntansi dan Bisnis Syariah, 3(1), 54-60. https://doi.org/10.35897/hasina.v3i1.2356
Solís, M. (2019). Japan’s consolidated democracy in an era of populist turbulence. Brookings Institution. Retrieved from https://www.brookings.edu/articles/japans-consolidated-democracy
Solís, M. (2020). Japan’s democratic renewal and the survival of the liberal order. Brookings Institution. Retrieved from https://www.brookings.edu/articles/japans-democratic-renewal Suryadi, A., & Nelwati. (2024). Mengupas Sistem Demokrasi Indonesia, Keunikan dan
Perbandingan Global. Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora. https://doi.org/10.30640/dewantara.v3i3.2823
Takenaka, H. (2022). Japan’s democracy: Lessons and reflections. JCIE. Retrieved from https://jcie.org/analysis/books-reports/japans-democracy
Varieties of Democracy Institute. (2024). Democracy report 2024. Retrieved from https://www.v-dem.net
Chatham House. (2022). Democracy in Japan. Retrieved from https://www.chathamhouse.org/2022/09/democracy-japan
Downloads
-
PDF FULL TEXT
Abstract Dilihat : 16 Kali , Download: 2 Kali
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammadzaki Zaki (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Muhammad Zaki Maulana

