Hak dan Kewajiban Warga Negara dalam Islam dan UUD 1945 : Studi Komparatif
DOI:
https://doi.org/10.66914/tgg98s81Keywords:
hak warga negara, kewajiban warga negara, Islam, UUD 1945, studi komparatif, citizen rights, citizen obligations, Islam, 1945 Constitution, comparative studyAbstract
This study aims to comparatively examine the rights and obligations of citizens as regulated in Islamic teachings and the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia. Using a qualitative approach with normative juridical and literature study methods, this research analyzes primary sources including the Quran, Hadith, fiqh literature, and the 1945 Constitution along with its amendments. The concept of human rights in Islam is rooted in the principle of human dignity (karamah insaniyah) and the role of humans as khalifatullah fil ardh, while the 1945 Constitution grounds rights in the Pancasila philosophy as a national social agreement. The results show that there are significant similarities between Islamic concepts and the 1945 Constitution regarding fundamental rights—such as the right to life, education, justice, and freedom of religion—as well as citizen obligations in upholding law, participating in state defense, and contributing to social welfare. However, differences also emerge in the philosophical foundation: Islam grounds rights and obligations in divine revelation (wahyu) and the concept of khalifah, while the 1945 Constitution is based on the Pancasila philosophy as a social agreement. This study further demonstrates that these differences are not contradictory but complementary, as evidenced by various national legislations that accommodate Islamic values, such as the Marriage Law, Zakat Law, and Islamic Law Compilation. This study concludes that Islamic values and the 1945 Constitution are not contradictory but complementary in building a just, prosperous, and civilized Indonesian society.
Keywords: citizen rights, citizen obligations, Islam, 1945 Constitution, comparative study
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komparatif hak dan kewajiban warga negara sebagaimana diatur dalam ajaran Islam dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945). Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode yuridis normatif dan studi kepustakaan, penelitian ini menganalisis sumber-sumber primer meliputi Al-Quran, Hadits, literatur fikih, serta UUD 1945 beserta amandemennya. Konsep hak asasi manusia dalam Islam berakar pada prinsip kemuliaan manusia (karamah insaniyah) dan peran manusia sebagai khalifatullah fil ardh, sementara UUD 1945 mendasarkan hak-hak tersebut pada filosofi Pancasila sebagai kesepakatan sosial bangsa. Hasil penelitian menunjukkan terdapat kesamaan yang signifikan antara konsep Islam dan UUD 1945 dalam hal hak-hak dasar—seperti hak hidup, pendidikan, keadilan, dan kebebasan beragama—maupun kewajiban warga negara dalam menegakkan hukum, berpartisipasi dalam bela negara, dan berkontribusi terhadap kesejahteraan sosial. Penelitian ini lebih lanjut menunjukkan bahwa perbedaan-perbedaan tersebut tidaklah bersifat kontradiktif melainkan saling melengkapi, sebagaimana terbukti dalam berbagai legislasi nasional yang mengakomodasi nilai-nilai Islam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa nilai-nilai Islam dan UUD 1945 tidaklah bertentangan melainkan saling melengkapi dalam membangun masyarakat Indonesia yang adil, makmur, dan beradab.
Kata Kunci: hak warga negara, kewajiban warga negara, Islam, UUD 1945, studi komparatif
Downloads
References
Al-Quran Al-Karim. Terjemahan Kementerian Agama Republik Indonesia.
Abou El Fadl, K. (2014). Reasoning with God: Reclaiming Shari'ah in the Modern Age. New York: Rowman & Littlefield.
An-Naim, A. A. (2008). Islam and the Secular State: Negotiating the Future of Shari'a. Cambridge: Harvard University Press.
Asshiddiqie, J. (2006). Pengantar Ilmu Hukum Tata Negara. Jakarta: Sekretariat Jenderal dan Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi RI.
Asshiddiqie, J. (2010). Konstitusi dan Konstitusionalisme Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika.
Budiardjo, M. (2008). Dasar-Dasar Ilmu Politik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. 4th ed. Thousand Oaks: SAGE Publications.
Ghazali, A. M. (2004). Islam dan Politik: Teori Dasar. Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya.
Hamidullah, M. (1968). The First Written Constitution in the World. Lahore: Sh. Muhammad Ashraf.
Hazairin. (1981). Demokrasi Pancasila. Jakarta: Bina Aksara.
Kansil, C. S. T. (1992). Hukum Tata Negara Republik Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.
Mahfud MD, M. (2009). Konstitusi dan Hukum dalam Kontroversi Isu. Jakarta: Rajawali Pers.
Marzuki, P. M. (2005). Penelitian Hukum. Jakarta: Kencana Prenada Media.
Maududi, A. A. (1976). Human Rights in Islam. Leicester: The Islamic Foundation.
Qardawi, Y. (1997). Fiqih Negara: Ijtihad Baru Seputar Sistem Demokrasi. Jakarta: Robbani Press.
Ramadan, T. (2009). Radical Reform: Islamic Ethics and Liberation. Oxford: Oxford University Press.
Ridwan, H. (2010). Fiqh Politik: Gagasan, Harapan dan Kenyataan. Yogyakarta: FH UII Press.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suyuti, A. R. M. (2007). Islam dan Hak Asasi Manusia. Jakarta: Pustaka Amani.
Syamzaimar. (2025). Pengaruh Media Sosial terhadap Sikap Nasionalisme Mahasiswa dalam Konteks Pendidikan Kewarganegaraan. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(2), 917–925. https://doi.org/10.61104/alz.v3i2.1255
Tahir, M. (2012). Piagam Madinah dan Relevansinya terhadap Pluralisme di Indonesia. Jurnal Hukum Islam, 10(2), 45-67.
Thaib, D., Hamidi, J., & Huda, N. (2009). Teori dan Hukum Konstitusi. Jakarta: Rajawali Pers.
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (Amandemen I-IV). Jakarta: Sekretariat Jenderal MPR RI.
Wahid, A. (2006). Islam Kosmopolitan: Nilai-Nilai Indonesia dan Transformasi Kebudayaan. Jakarta: The Wahid Institute.
Watt, W. M. (1956). Muhammad at Medina. Oxford: Clarendon Press.
Downloads
-
PDF FULL TEXT
Abstract Dilihat : 12 Kali , Download: 1 Kali
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Yusuf, Syamzaimar (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Muhammad Yusuf

