Peran Konektivitas Dewan Independen Dalam Mengurangi Risiko Bank: Implikasi Terhadap Stabilitas Keuangan Dan Kebijakan Moneter Bank Sentral

Authors

  • ID Agus Revalen Simbolon Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Palangkaraya, Indonesia Indonesia Author
  • ID Aldi Desandro Sinaga Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Palangkaraya, Indonesia Indonesia Author
  • ID Arion Silver Aritonang Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Palangkaraya, Indonesia Indonesia Author
  • ID Eti Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Palangkaraya, Indonesia Indonesia Author

Keywords:

Independent Directors’ Connectedness, Bank Risk, Financial Stability, Monetary Policy, Bank Governance

Abstract

Banking stability is crucial for the health of the financial system, as high bank risk can disrupt overall economic stability. This study aims to analyze the role of independent directors’ connectedness in reducing bank risk and its implications for financial stability and central bank monetary policy. This study employs a quantitative method with a panel data approach to analyze the effect of independent directors’ connectedness on bank risk in six ASEAN countries (Indonesia, Malaysia, Singapore, Thailand, the Philippines, and Vietnam) during the 2018–2022 period. The connectedness of the board is measured through the interlinkages among board members, while bank risk is measured using the z-score. The results indicate that the higher the level of independent directors’ connectedness which reflects greater network capacity, access to information, and strategic coordination the lower the risk faced by banks..

Keywords: Independent Directors’ Connectedness, Bank Risk, Financial Stability, Monetary Policy, Bank Governance

Abstrak

Stabilitas perbankan sangat penting bagi kesehatan sistem keuangan, dan risiko bank yang tinggi dapat mengganggu kestabilan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran konektivitas dewan independen dalam mengurangi risiko bank dan implikasinya terhadap stabilitas keuangan serta kebijakan moneter bank sentral. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan panel data untuk menganalisis pengaruh konektivitas dewan independen terhadap risiko bank di enam negara ASEAN (Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Vietnam) selama periode 2018–2022. Konektivitas dewan diukur melalui keterhubungan anggota dewan, sementara risiko bank diukur dengan z-score. Hasil penelitian menunjukkan semakin tinggi tingkat konektivitas dewan independen yang mencerminkan kapasitas jaringan, akses informasi, dan koordinasi strategis yang lebih baik maka semakin kecil risiko yang dihadapi oleh bank.

Kata Kunci : Konektivitas Dewan Independen, Risiko Bank, Stabilitas Keuangan, Kebijakan Moneter, Tata Kelola Bank

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abu Amin et al. (2024). Independent directors’ connectedness and bank risk-taking. Journal of Financial Stability. https://doi.org/10.1016/j.jfs.2024.101324

Dian Zulfa & Sofyan Syahnur (2025). The dynamic effect of cash and non-cash payment instruments on money velocity in Indonesia. Economic Journal of Emerging Markets, 17(1), 57-69. DOI: 10.20885/ejem.vol17.iss1.art5

Khalil Ullah Mohammad et al. (2025). Bank-specific determinants of explicit deposit insurance adoption: A global analysis. Economic Journal of Emerging Markets, 17(1), 44-56. DOI: 10.20885/ejem.vol17.iss1.art4

Florian Landis (2025). Consumption-based responsibility for global warming and the distribution of impacts of Swiss climate policy. Swiss Journal of Economics and Statistics, 161:8. https://doi.org/10.1186/s41937-025-00140-x

Pascal Kündig (2025). Alternative data for restaurant bankruptcy prediction. Swiss Journal of Economics and Statistics, 161:6. https://doi.org/10.1186/s41937-025-00135-8

Downloads

Published

2025-11-21