Peran Negara dalam Menjaga Keadilan Harga di Indonesia  Persepktif Ekonomi Islam Ibnu Taimiyah

Authors

  • Muhammad Yoga Siregar Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan Author
  • Sarmiana Batubara Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidmpuan Author

Keywords:

Price Justice, Role Of The State, Islamic Economics, Ibn Taymiyyah, Indonesia.

Abstract

Price-related issues are a central concern in economics because they directly affect public welfare and social stability. In reality, market mechanisms do not always succeed in creating fair prices due to distortions such as monopolies, hoarding, and asymmetric information. These conditions necessitate government intervention as a regulator and controller to prevent prices from being formed in ways that harm society, especially low-income groups. This article aims to analyze the role of government in maintaining price justice in Indonesia by using Ibn Taymiyyah’s Islamic economic perspective as a normative and conceptual framework. This study applies a qualitative approach with a descriptive-analytical method through library research. Data were collected from Ibn Taymiyyah’s works, such as Majmū‘ al-Fatāwā and al-Ḥisbah fī al-Islām, and supported by leading national and international journals related to price policy and modern Islamic economics, particularly in the Indonesian context. The data were analyzed using content analysis techniques involving reduction, presentation, and conclusion drawing. The findings reveal that Ibn Taymiyyah viewed prices as the natural result of the interaction between supply and demand; therefore, the government should not impose price regulations in normal market conditions. However, when market distortions occur due to unfair practices, the government has the shar‘i right to intervene to maintain justice and public welfare. In the Indonesian context, price control policies—such as setting maximum retail prices, subsidies, and market operations—can be understood as forms of government intervention aligned with Ibn Taymiyyah’s thought, provided they are accompanied by strict and proportional supervision. This research contributes to reinforcing the relevance of classical Islamic economic thought as an ethical and normative basis for formulating fair and sustainable price policies in Indonesia.

 

 

Permasalahan harga merupakan isu inti dalam ekonomi karena berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat dan kestabilan sosial. Dalam dunia nyata, mekanisme pasar tidak selalu berhasil menciptakan harga yang adil karena ada distorsi seperti monopoli, penimbunan, dan informasi yang tidak seimbang. Situasi ini menuntut intervensi dari pihak pemerintah sebagai pengawas dan pengendali agar harga tidak terbentuk dengan cara yang merugikan masyarakat, terutama bagi kelompok yang berpenghasilan rendah. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis fungsi pemerintah dalam menjaga keadilan harga di Indonesia dengan menggunakan perspektif ekonomi Islam dari Ibnu Taimiyah sebagai kerangka normatif dan konseptual. Penelitian ini mengaplikasikan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis melalui studi pustaka. Data dikumpulkan dari karya-karya Ibnu Taimiyah, seperti Majmū‘ al-Fatāwā dan al-Ḥisbah fī al-Islām, dan juga didukung oleh jurnal-jurnal nasional dan internasional terkemuka yang berhubungan dengan kebijakan harga serta ekonomi Islam modern, khususnya di Indonesia. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi yang melibatkan langkah-langkah reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ibnu Taimiyah melihat harga sebagai hasil interaksi alami antara permintaan dan penawaran, sehingga pemerintah tidak seharusnya menetapkan harga secara paksa dalam kondisi pasar yang normal. Namun, jika ada distorsi pasar karena praktik yang tidak adil, pemerintah memiliki hak syar'i untuk melakukan intervensi demi menjaga keadilan dan kesejahteraan umum. Dalam kasus Indonesia, kebijakan pengendalian harga seperti penetapan harga eceran tertinggi, subsidi, dan operasi pasar bisa dipahami sebagai bentuk pelaksanaan peran pemerintah yang sejalan dengan pemikiran Ibnu Taimiyah, asalkan disertai dengan pengawasan yang ketat dan proporsional. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkuat relevansi pemikiran ekonomi Islam klasik sebagai dasar etis dan normatif untuk merumuskan kebijakan harga yang adil dan berkelanjutan di Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amalia, E., & Huda, N. (2023). Intervensi negara dan stabilitas harga dalam perspektif ekonomi Islam. Journal of Islamic Monetary Economics and Finance, 9(2), 215–234

Bank Indonesia. (2024). Laporan perekonomian Indonesia 2024. Bank Indonesia.

Basri, M. C., & Hill, H. (2023). Indonesia’s economy: Managing price stability and growth. Bulletin of Indonesian Economic Studies, 59(2), 157–176. https://doi.org/10.1080/00074918.2023.2187890

Chapra, M. U. (2022). Islam and the economic challenge. Islamic Foundation.

Chapra, M. U. (2022). The Islamic vision of development in the light of maqasid al-shariah. International Institute of Islamic Thought.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2023). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Fauzi, A. (2024). Keadilan harga dan kebijakan publik dalam ekonomi Islam. International Journal of Ethics and Systems, 40(1), 98–115.

H. Adiwarman Azwar,” Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam “,(PT. Grafindo Jakarta:2004).

Hasan, Z. (2023). Market ethics and the role of the state in Islamic economics. Humanomics, 39(3), 456–470.

Hasan, Z. (2023). Market, morality and the role of the state in Islamic economics. Humanomics, 39(3), 456–470. https://doi.org/10.1108/H-11-2022-0187

Hasan, Z. (2023). Market, morality and the role of the state in Islamic economics. Humanomics, 39(3), 456–470. https://doi.org/10.1108/H-11-2022-0187

Ibn Taimiyah, Succes Business With Sharia al-Hisbah, terj. Rafiqah Ahmad dan Alimin (Jakarta: Migunani, 2008).

Islahi, A. A. (2022). Ibn Taymiyyah’s economic ideas revisited: Market mechanism and state intervention. Journal of Islamic Economics, Banking and Finance, 18(2), 1–17.

Islahi, A. A. (2022). Ibn Taymiyyah’s economic ideas revisited: Market mechanism and state intervention. Journal of Islamic Economics, Banking and Finance, 18(2), 1–17.

Islahi, Konsep Pemikiran Ibnu Taimiyah (Surabaya: PT. Bina Ilmu, 1997), 40

Karim, A. A. (2023). Pemikiran ekonomi Islam klasik dan relevansinya terhadap kebijakan publik kontemporer. Al-Iqtishad: Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah, 15(1), 1–18. https://doi.org/10.15408/aiq.v15i1.28456

Karim, A. A. (2023). Pemikiran ekonomi Islam klasik dan relevansinya terhadap kebijakan publik kontemporer. Al-Iqtishad: Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah, 15(1), 1–18. https://doi.org/10.15408/aiq.v15i1.28456

Krippendorff, K. (2022). Content analysis: An introduction to its methodology (4th ed.). SAGE Publications.

Mankiw, N. G. (2023). Principles of economics (9th ed.). Cengage Learning.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2023). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.

Rahman, F., & Nurhayati, S. (2024). Peran negara dalam pengendalian harga perspektif ekonomi Islam. Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan, 11(1), 45–60. https://doi.org/10.20473/vol11iss1pp45-60

Rahman, F., & Nurhayati, S. (2024). Peran negara dalam pengendalian harga perspektif ekonomi Islam. Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan, 11(1), 45–60.

Sarmiana Batubara,” Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam”, (CV: Merdeka Kreasi Group:2021).

Stiglitz, J. E. (2022). People, power, and profits: Progressive capitalism for an age of discontent. W. W. Norton & Company.

Suryani, T., & Maulana, A. (2023). Kebijakan stabilisasi harga pangan dan kesejahteraan masyarakat di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik, 14(2), 101–118

Varian, H. R. (2022). Intermediate microeconomics: A modern approach (10th ed.). W. W. Norton & Company.

Downloads

Published

2026-01-09