Pemahaman Mahasiswa dalam Menyalurkan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) melalui Platform Digital Crowdfunding (Studi Kasus: FEB UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)

Authors

  • Chelsy Monika Akuntansi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia Author
  • Najwa Hafidzin Nisa Akuntansi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia Author
  • Putri Lestari Akuntansi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia Author
  • Roni Hidayat Akuntansi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia Author

Keywords:

ZIS Digital, Crowdfunding, Literasi Digital, Minat Penggunaan, Mahasiswa., Digital ZIS, Crowdfunding, Digital Literacy, Interest in Use, Students.

Abstract

This study aims to determine how well students understand digital Zakat, Infaq, and Sedekah (charity), and their interest in using crowdfunding platforms. The approach used was quantitative, using a survey to examine the relationship between variables. The study population was active students of the Faculty of Economics and Business at UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, with a sample of 53 respondents obtained through convenience sampling. Data were collected using a Likert-based questionnaire and analyzed using descriptive statistics and the Pearson Product Moment correlation test. The results indicate that students have a good understanding of the basic concepts of ZIS (Zanzibar Islamic Fund), particularly the obligation to donate zakat and its positive impact on society. However, there is still a gap between what they learn in theory and what they do in practice, particularly regarding zakat calculation and understanding how digital platforms work. Regarding digital literacy, students are aware of the existence of digital ZIS, but their knowledge and understanding of the platform are still limited. Currently, students have not used digital platforms extensively, but they are very interested in using them. This study concludes that students do not fully understand how to use digital ZIS according to their knowledge and interests. Therefore, to truly enhance the use of digital ZIS in Islam, it is necessary to improve practical skills, enhance technology-focused learning, and build greater trust in digital platforms to fully unlock the potential of Islamic philanthropy in the digital age.

Keywords: Digital ZIS, Crowdfunding, Digital Literacy, Interest in Use, Students.

 

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa baik mahasiswa dalam memahami Zakat, Infaq, dan Sedekah secara digital, serta seberapa besar minat mereka dalam menggunakan platform crowdfunding. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif, menggunakan survei yang melihat hubungan antar variabel. Populasi penelitian adalah mahasiswa aktif Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dengan sampel sebanyak 53 responden yang diperoleh melalui teknik convenience sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berbasis skala Likert dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memahami dengan baik konsep dasar ZIS, khususnya kewajiban menyumbang zakat dan dampak positifnya bagi masyarakat. Namun, masih terdapat kesenjangan antara apa yang dipelajari secara teori dan apa yang dilakukan dalam praktik, terutama dalam hal penghitungan zakat dan pemahaman cara kerja platform digital. Terkait literasi digital, mahasiswa sudah mengetahui keberadaan ZIS digital, namun pengetahuan dan pemahaman mereka terhadap platform tersebut masih terbatas. Saat ini, mahasiswa belum terlalu banyak menggunakan platform digital, namun mereka sangat tertarik untuk menggunakannya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mahasiswa belum begitu memahami bagaimana menggunakan ZIS digital sesuai dengan pengetahuan dan minat mereka. Oleh karena itu, untuk benar-benar meningkatkan penggunaan ZIS digital dalam Islam, perlu untuk meningkatkan keterampilan praktis, meningkatkan pembelajaran yang berfokus pada teknologi, dan membangun lebih banyak kepercayaan pada platform digital untuk sepenuhnya membuka potensi filantropi islam di era digital.

Kata Kunci: ZIS Digital, Crowdfunding, Literasi Digital, Minat Penggunaan, Mahasiswa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alfian, I. (2024). The Digital Revolution of Islamic Social Finance: The Transformation of Zakat, Waqf, and Fintech in Realizing SDGs in Indonesia. Journal Justisia Ekonomika, 3(1), 19–30. https://doi.org/10.30651/justeko.v9i2.28413

As, M. R. (2022). Peran Digitalisasi Zakat dalam Peningkatan Fundraising dan Jumlah Muzakki di Indonesia. Tadabbur: Jurnal Integrasi Keilmuan, 3(1), 79–90. https://doi.org/10.15408/tadabbur.v1i1.27866

Fitri, F., Anita, E., & Fusfita, N. (2024). Pengaruh Pemahaman Dan Akses Media Informasi Tentang Zakat Terhadap Minat Muzakki Membayar Zakat. Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Manajemen, 2(2), 811–826. https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jiem/article/view/1043

Fuad, L., Alim, Z., & Hakim, A. (2025). Integrasi Teknologi Financial (Fintech) dalam Fundraising Zakat di Indonesia. Al-Wajih: The Journal of Islamic Studies, 7(2), 134–149. https://doi.org/10.54213/alwajih.v2i1.626

Fuad, L., & Anggelista, N. T. (2022). Pengaruh Pemahaman Zakat dan Lingkungan sosial terhadap Kesadaran Membayar Zakat Pada Make Up Artist di Kecamatan Tulangan, Sidoarjo. Management of Zakat and Waqf Journal (MAZAWA), 4(1), 88–109. https://doi.org/10.15642/mzw.2022.4.1.88-109

Hasanah, U., Maghfur, M., & Qomar, M. N. (2021). Literasi zakat: Interpretasi masyarakat terhadap kewajiban membayar zakat. Journal of Islamic Social Finance Management, 2(1), 83–92. http://jurnal.uinsyahada.ac.id/index.php/JISFIM/article/view/3822

Jazuli, A., Salsabila, A. Y., Assidiqi, A. H., & Sadiyah, D. (2023). The Strategy of the Head of Madrasah in Cultivating Fastabiqul Khoirot Culture in the State High School Environment in Batu City. EDHJ Unnusa, 8(April), 56–65. https://journal2.unusa.ac.id/index.php/EHDJ/article/view/4849

Karmanto, G. D., Mahri, A. J. W., & Nurasyiah, A. (2020). Society Intention in Distribution of Zakat, Infaq and Shadaqah (ZIS) through the Use of Crowdfunding Platform. Falah: Jurnal Ekonomi Syariah, 2(2), 107–125. https://doi.org/10.22219/jes.v6i1.15133

Khoiriyah, F. R., & Hidayat, M. F. (2025). Zakat Fundraising in Indonesia: Continuity, Legal Framework, and Digital Transformation. Al-Iqtishad: Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah, 3(1), 27–41. https://doi.org/10.15408/aiq.v17i2.50032

Makhrus, M., & Saepudin, E. (2023). Gerakan Filantropi Islam Berbasis Media Sosial dan Implikasinya Terhadap Pemberdayaan Masyarakat di Indonesia. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 9(2), 1906–1919. https://www.jurnal.stie-aas.ac.id/index.php/jei/article/view/8911

Rahim, A., & Indah, M. (2024). Pentingnya Pendidikan Literasi Digital di Kalangan Remaja. SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 51. https://journal.sabajayapublisher.com/index.php/jpkm/article/view/300

Venkatesh, V., & Bala, H. (2018). Technology Acceptance Model 3 and a Research Agenda on Interventions. Decision Sciences, 39(2), 273–315. https://doi.org/10.1111/j.1540-5915.2008.00192.x

Downloads

Published

2026-04-30