Historiografi, Bahasa Arab, dan Seni Islam sebagai Pilar Peradaban Islam Klasik
DOI:
https://doi.org/10.66914/qmcdwb62Keywords:
Historiografi Islam; Bahasa Arab; Seni Islam; 'Asabiyyah; Peradaban Islam Klasik.Abstract
Peradaban Islam Klasik (abad ke-7 hingga ke-13M) dibangun di atas tiga pilar utama yang saling menopang, yaitu historiografi, bahasa Arab, dan seni Islam. Ketiganya berperan sebagai penjaga identitas umat, penyalur ilmu pengetahuan, sekaligus sarana pencatatan dan ekspresi peradaban. Penelitian terdahulu umumnya mengkaji ketiga aspek tersebut secara terpisah, sehingga belum tersedia kajian yang mengintegrasikan ketiganya melalui satu kerangka analisis yang utuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengisi kekosongan tersebut dengan menganalisis keterkaitan historiografi, bahasa Arab, dan seni Islam sebagai pilar Peradaban Islam Klasik, menggunakan konsep’asabiyyah (solidaritas sosial) Ibnu Khaldun sebagai lensa analisis utama. Penelitian ini merupakan studi kepustakaan (library research) yang bersifat kualitatif, dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data primer bersumber dari karya-karya klasik seperti Muqaddimah karya Ibnu Khaldun, Al-Muzhir fi ‘Ulum al-Lughah wa Anwa’iha karya As-Suyuthi, dan The History of al-Tabari, sementara data sekunder diperoleh dari jurnal dan buku akademik yang relevan. Analisis dilakukan melalui teknik analisis konten dan tematik secara hermeneutis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa historiografi memberikan fondasi intelektual melalui konsep ‘asabiyyah yang menjelaskan siklus kebangkitan dan keruntuhan peradaban; bahasa Arab berfungsi sebagai wahana transmisi wahyu dan ilmu pengetahuan yang mempersatukan ulama dari berbagai wilayah; sedangkan seni Islam, melalui arsitektur dan kaligrafi, merepresentasikan nilai-nilai tauhid dan spiritualitas umat. Ketiga pilar ini saling memperkuat dan membentuk fondasi kokoh bagi Peradaban Islam Klasik, yang relevansinya tetap terasa dalam upaya membangun solidaritas sosial di tengah krisis peradaba modern.
Downloads
References
Al-Baladzuri, Ahmad bin Yahya. Futuh al-Buldan.
Al-Mas'udi, Abu al-Hasan. Muruj al-Dhahab wa Ma'adin al-Jawhar.
Al-Ya'qubi, Ahmad bin Abi Ya'qub. Tarikh al-Ya'qubi.
As-Suyuthi, Jalaluddin. Al-Muzhir fi 'Ulum al-Lughah wa Anwa'iha. Beirut: Al-Maktabah Al-'Ashriyah.
Asdiana, Destri Wulanda, dan Alfikhairina Jamil. "Estetika Seni Kaligrafi Islam pada Kubah Masjid Agung Al-Munawwarah Kota Jantho." DESKOVI: Art and Design Journal 7, no. 1 (2024): 45–51
Atika, Dea Dwi, dan Mita Atiiqah Br Ginting. "Kaligrafi sebagai Seni Budaya Islam dan Arsitektur." Jurnal Ekshis 2, no. 2 (2024): 172–85.
Clarisa, Vivi Dwi, Zainal Rafli, Tamer Sa'ad Ibrahim, dan Al Khidr. "Peran Bahasa Arab sebagai Lingua Franca dalam Penguatan Pendidikan Islam dan Komunikasi Ilmiah." Ihya Al-Arabiyah: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab (2025).
Ettinghausen, Richard, Oleg Grabar, dan Marilyn Jenkins. Islamic Art and Architecture, 650–1250. New Haven, Conn.: Yale University Press, 2001.
Ibnu Khaldun, Abd al-Rahman. Muqaddimah.
Nur, Muhammad [dkk.]. "Asabiyyah dan Umran: Fondasi Sosiologi Islam dalam Pemikiran Ibnu Khaldun." Jurnal Basataka (JBT) 8, no. 2 (2025): 1544–52.
Rosenthal, Franz. A History of Muslim Historiography. 2nd rev. ed. Leiden: E.J. Brill, 1968.
Saraswati, Ratih Dian, L.M.F. Purwanto, dan Robert Rianto Widjaja. "Tipologi Arsitektur Islam pada Masjid." Local Engineering 2, no. 1 (2024): 17–30.
Saputra, Amri, dan Mahmud Arif. "Rereading Ibn Khaldun's Asabiyyah as a Critique of the Crisis of Modern Civilisation." Al-Hikmah: International Journal of Islamic Studies (2025).
Saumantri, Theguh, dan Abdillah Abdillah. "Teori Ashabiyah Ibnu Khaldun Sebagai Model Perkembangan Peradaban Manusia." Jurnal Tamaddun: Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Islam 8, no. 1 (2020.
Ṭabarī, Muḥammad Ibn-Ǧarīr aṭ-, dan Franz Rosenthal (terj.). The History of Al-Ṭabarī: [An Annotated Translation] = Ta'rīkh al-Rusul Wa'l-Mulūk. Jilid 1. Albany: State University of New York Press, 1989.
Downloads
-
PDF FULL TEXT
Abstract Dilihat : 27 Kali , Download: 35 Kali
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hilmy Khalish Achmad, Hildan Taqiyuddin, Rafi Abdul Rozzaak, Muhammad Syamsul Munir (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hilmy Khalish Achmad

