Strategi Pengembangan Agribisnis Sayuran Dalam Menghadapi Konversi Lahan di Kelurahan Talang Keramat Kabupaten Banyuasin
DOI:
https://doi.org/10.66914/r8pjyt68Keywords:
Konversi Lahan, Sayuran, Pengembangan Agribisnis, SWOT., Land Conversion, Vegetable, Agribusiness Development, SWOT.Abstract
The purpose of this research were (1) Identify internal and external factors influencing the development of vegetable agribusiness in Talang Keramat Urban Village and (2) Formulate effective and sustainable strategies for vegetable agribusiness development to address land conversion in Talang Keramat Urban Village, Banyuasin Regency. The research method used is the survey method by conducting interviews directly to the research location. The sampling method used is census sampling method, the sample of vegetable farmers was determined by 34 samples and there were other samples as informants such as agriculture instructors, the chairman of the joint group farmer, and Indonesian Peasant Union (SPI) member. The data collected in this study are primary data and secondary data. Based on the SWOT analysis on vegetable agribusiness development to facing land conversion in Talang Keramat Urban Village of Banyuasin District is in quadrant II with the application of the ST strategy (Strengths-Threats).
Keywords : Land Conversion, Vegetable, Agribusiness Development, SWOT.
Abstrak
Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pengembangan agribisnis sayuran di Kelurahan Talang Keramat dan (2) Merumuskan strategi yang efektif dan berkelanjutan untuk pengembangan agribisnis sayuran dalam mengatasi konversi lahan di Kelurahan Talang Keramat, Kabupaten Banyuasin. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan melakukan wawancara langsung di lokasi penelitian. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah metode sensus sampling, sampel petani sayuran ditentukan sebanyak 34 sampel dan terdapat sampel lain sebagai informan seperti instruktur pertanian, ketua kelompok petani gabungan, dan anggota Serikat Petani Indonesia (SPI). Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Berdasarkan analisis SWOT tentang pengembangan agribisnis sayuran dalam menghadapi konversi lahan di Kelurahan Talang Keramat, Kabupaten Banyuasin berada di kuadran II dengan penerapan strategi ST (Kekuatan-Ancaman).
Kata Kunci: Konversi Lahan, Sayuran, Pengembangan Agribisnis, SWOT.
Downloads
References
Anggraeny, N.D., 2005. Beberapa Faktor Strategis Pengembangan Agribisnis Hortikultura Untuk Menunjang Visi Pembangunan Di Kota Pagaralam. Skripsi. Fakultas Pertanian. Universitas Sriwijaya.
Aprilia, D. 2018. Kajian Alih Fungsi Lahan Sawah ke Non Sawah di Kecamatan Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin. Skripsi. Universitas Sriwijaya.
Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Selatan. 2012. Statistik Tanaman Pangan dan Hortikultura. Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura. Sumatera Selatan.
Direktur Jendral Hortikultura, 2015. Statistika Produksi Hortikultura Tahun 2014. Direktorat Jendral Hortikultura, Kementrian Pertanian.
Faqih, M., Febriansyah, T. S., & Avandi, M. D. (2026). Analisis Pembangunan Sektor Pertanian Dan Dampaknya Terhadap Perekonomian Pedesaan di Kabupaten Probolinggo. Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara, 2(1), 454-459.
Hidayat. 2017. Dampak Konversi Lahan Pertanian Terhadap Ekonomi Rumah Tangga Petani Padi (Studi Kasus Kecamatan Kertajati Kabupaten Majalengka Jawa Barat). Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian, Vol.20, No.2.
Hidayah, I., Yulhendri, Y., & Susanti, N. (2022). Peran sektor pertanian dalam perekonomian negara maju dan negara berkembang: Sebuah kajian literatur. Jurnal Salingka Nagari, 1(1), 28-37.
Seo, A. Y., & Kaleka, M. U. (2024). Peran sektor pertanian terhadap perekonomian dan pembangunan Kabupaten Ngada. Jurnal Agribisnis, 13(1), 28-36.
Sihite, M., Hsb, A. M., Syahputra, R., Amri, M. R., Alwi, R., & Sakuntala, D. (2025). Peran sektor pertanian dan distribusi pendapatan di Indonesia: Analisis model faktor spesifik Ricardian. Jurnal Media Akademik (JMA), 3(1).
Siregar, N. P., Adawiyah, R., & Marlina, L. (2022). Analisis Permintaan Sayuran pada Rumah Makan “Warteg” di Kota Bandar Lampung. JoFSA, 6(1), 47-58.
Sitepu, R. K. K., Zahra, N. R. A., Jahiduddin, M. F., Putri, S. A., Fitri, K. N., & Rivtryana, D. A. (2024). Peran Sektor Pertanian dalam Perekonomian Indonesia: Analisis Input-Output Dampak Pengangguran terhadap Kesempatan Kerja. EKOMA: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, 3(5), 1107-1117.
Subrata, K. (2023). PERANAN SEKTOR PERTANIAN DALAM PEMBANGUNAN EKONOMI WILAYAH DI KABUPATEN LAMPUNG BARAT.
Tao, H. (2025). Polikultur Sayuran Sebagai Strategi Pertanian Berkelanjutan: Faktor Pendukung dan Penghambat di Kecamatan Konda. Arus Jurnal Sosial dan Humaniora, 5(2), 3181-3189.
Downloads
-
PDF FULL TEXT
Abstract Dilihat : 15 Kali , Download: 8 Kali
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sandra Dwiputriyani, Yulian Junaidi, Indri Januarti (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Sandra Dwiputriyani

