Pemodelan Supply Chain Management Untuk Meningkatkan Profit Booth Event Yamaha pada Perusahaan Event Organizer Star Glam
DOI:
https://doi.org/10.66914/msqpf953Keywords:
Modeling, Event Organizer, Supply Chain, AnyLogic, Click-Through Rate (CTR)Abstract
Industri Event Organizer (EO) sangat bergantung pada keunggulan koordinasi rantai pasok operasional untuk mempertahankan profitabilitas. Star Glam, sebuah platform gaya hidup digital dan penyedia jasa EO di Kota Bandung , menghadapi tantangan berupa penurunan margin keuntungan pada operasional booth event Yamaha akibat tingginya biaya logistik, fluktuasi bahan baku, serta strategi pemasaran digital yang belum terukur secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi komprehensif guna memaksimalkan profit perusahaan dengan mengevaluasi penetapan harga, pengelolaan biaya operasional, dan efektivitas iklan digital. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis pemodelan dan simulasi menggunakan software AnyLogic untuk menguji skenario efisiensi biaya serta alokasi pemasaran digital. Struktur sistem dipetakan terlebih dahulu menggunakan diagram Rich Picture dan Causal Loop , sementara akar masalah dianalisis menggunakan diagram Fishbone. Uji validasi model menggunakan pengujian statistik Mann-Whitney U menunjukkan hasil yang sangat presisi dan tidak terdapat perbedaan signifikan dengan data aktual lapangan (p = 0,8276 > 0,05). Hasil analisis sensitivitas membuktikan bahwa rasio klik iklan (Click-Through Rate/CTR) Instagram memiliki pengaruh paling dominan yang mampu mendorong kurva keuntungan secara eksponensial. Dari tiga skenario yang diuji, Skenario Optimal (Skenario 3) yang mengintegrasikan penghematan material, efisiensi BBM melalui optimasi rute armada, perawatan mesin preventif, serta penargetan iklan yang tinggi menghasilkan lonjakan profit paling signifikan, yaitu mencapai peningkatan sebesar 273% dari kondisi awal (baseline). Rekomendasi praktis diarahkan pada pemanfaatan teknologi secara real-time untuk monitoring pengeluaran operasional serta perancangan rute pengiriman logistik yang efisien menggunakan simulasi komputer.
Kata Kunci: Modelling, Event Organizer, Supply Chain, AnyLogic, Click-Through Rate (CTR)
Abstract
The Event Organizer (EO) industry relies heavily on excellent operational supply chain coordination to maintain profitability. Star Glam, a digital lifestyle platform and event organizer (EO) service provider in Bandung, faces challenges in the form of declining profit margins in its Yamaha event booth operations due to high logistics costs, fluctuating raw materials, and an under-measured digital marketing strategy. This study aims to formulate a comprehensive strategy to maximize the company's profits by evaluating pricing, operational cost management, and digital advertising effectiveness. This research methodology utilizes a quantitative approach based on modeling and simulation using AnyLogic software to test cost efficiency scenarios and digital marketing allocation. The system structure was first mapped using Rich Picture and Causal Loop diagrams, while root causes were analyzed using Fishbone diagrams. Model validation using the Mann-Whitney U statistical test demonstrated high precision and no significant differences from actual field data (p = 0.8276 > 0.05). Sensitivity analysis results demonstrated that Instagram's click-through rate (CTR) had the most dominant influence, driving the profit curve exponentially. Of the three scenarios tested, Optimal Scenario 3, which integrates material savings and fuel efficiency through fleet route optimization, preventative machine maintenance, and high-targeted advertising, generated the most significant profit increase, achieving a 273% increase over the baseline. Practical recommendations focused on utilizing real-time technology to monitor operational expenses and designing efficient logistics delivery routes using computer simulations.
Keywords: Modeling, Event Organizer, Supply Chain, AnyLogic, Click-Through Rate (CTR).
Downloads
References
Majalah Star Glam. (2024). Strategi Event Organizer dalam Meningkatkan Profit. Diakses pada 14 Februari 2025, dari [https://majalahstarglam.com/pages/baca.php?id=554](https://majalahstarglam.com/pages/baca.php?id=554)
SlideShare. (2014). Fishbone Diagram: Penyebab dan Solusi Masalah. SlideShare. Diakses pada 14 Februari 2025, dari [https://www.slideshare.net/slideshow/fishbone-2-26388780/26388780](https://www.slideshare.net/slideshow/fishbone-2-26388780/26388780 )
SlideShare. (2014). Rich Pictures: Teknik Visualisasi untuk Pemecahan Masalah. SlideShare. Diakses pada 14 Februari 2025, dari [https://www.slideshare.net/slideshow/rich-pictures-40784261/40784261](https://www.slideshare.net/slideshow/rich-pictures-40784261/40784261 )
Daellenbach, H. G. & McNickle, D. C., Tahun 2005. Management science: Decision making through systems thinking. Palgrave Macmillan.
AnyLogic: Simulation Modeling Software Tools & Solutions for Business. (n.d.). Diakses pada 05 Februari 2025, dari https://www.anylogic.com/
Downloads
-
PDF FULL TEXT
Abstract Dilihat : 0 Kali , Download: 0 Kali
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Kevanara Arsyadavu Adhira, Aldrian Bagaskara Adinnugroho, Ita Puspitaningrum (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Kevanara Arsyadavu Adhira

