Batik Tanah Liek in Muslim Wear    

Authors

  • ID Sofia Rahmadani Program Studi Desain Mode, Fakultas Seni Rupa dan Desain,Institut Seni Indonesia Padangpanjang Indonesia Author
  • ID Desra Imelda Program Studi Desain Mode, Fakultas Seni Rupa dan Desain,Institut Seni Indonesia Padangpanjang Indonesia Author
  • ID Novina Yeni Fatrina Program Studi Desain Mode, Fakultas Seni Rupa dan Desain,Institut Seni Indonesia Padangpanjang Indonesia Author
  • ID Fendi Nofrian Program Studi Desain Mode, Fakultas Seni Rupa dan Desain,Institut Seni Indonesia Padangpanjang Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.66914/91bwf863

Keywords:

Batik tanah liek, Muslim wear, Teknik rajut, Payet, busana muslim, Muslim Clothing

Abstract

Karya busana dengan judul “Batik Tanah Liek in Muslim Wear” merupakan sebuah perancangan busana muslim yang mengangkat kekayaan budaya lokal Sumatera Barat melalui eksplorasi batik tanah liek. Batik tanah liek sebagai warisan budaya khas Minangkabau memiliki karakter warna alami yang unik dan nilai filosofis, sehingga berpotensi untuk dikembangkan dalam dunia fesyen kontemporer. Tujuan dari penciptaan karya ini adalah untuk menghadirkan inovasi busana muslim yang modern, estetis, dan tetap mempertahankan nilai kearifan lokal. Pemilihan tema ini dilatarbelakangi oleh keinginan pengkarya untuk memperkenalkan serta melestarikan salah satu warisan budaya khas Sumatra Barat melalui pendekatan desain busana yang modern dan sesuai dengan perkembangan fesyen muslim masa kini. Dalam proses penciptaan, pengkarya mengombinasikan batik tanah liek dengan teknik rajut dan aplikasi payet sebagai unsur pendukung karya. Teknik rajut digunakan untuk memberikan tekstur, detail, serta kesan modern pada busana, sedangkan payet diterapkan untuk menambah nilai dekoratifdan memperkuat kesan mewah pada karya. Penciptaan karya ini menggunakan menggunakan metode eksplorasi, perancangan, dan perwujudan, dimulai dari pengumpulan data dan observasi, pengembangan ide, pembuatan desain, pemilihan bahan, hingga proses realisasi karya menjadi busana siap tampil. Hasil dari penciptaan karya ini berupa busana muslim yang terdiri dari beberapa tingkatan karya, yaitu ready to wear, ready to wear deluxe,houte couture. Melalui karya ini di harapkan batik tanah liek dapat lebih dikenal oleh masyarakat luas, khususnya generasi muda, serta mampu menjadi inovasi baru dalam perkembangan desain busana muslim Indonesia dengan tetap mempertahankan nilai budaya lokal.

 

Kata KunciBatik tanah  liek, Muslim wear, Teknik rajut, Payet, busana muslim

 

Abstract

The fashion piece, titled "Batik Tanah Liek in Muslim Wear," is a Muslim fashion design that celebrates the richness of West Sumatra's local culture through the exploration of Tanah Liek batik. Tanah Liek batik, a traditional Minangkabau cultural heritage, possesses unique natural colors and philosophical values, making it a potential choice for contemporary fashion. The goal of this work is to present innovative Muslim fashion that is modern, aesthetic, and maintains local wisdom. This theme was chosen based on the artist's desire to introduce and preserve West Sumatra's unique cultural heritage through a modern fashion design approach that aligns with current Muslim fashion trends. In the creative process, the artist combines Tanah Liek batik with knitting techniques and sequins as supporting elements. The knitting technique is used to provide texture, detail, and a modern feel to the garment, while the sequins are applied to add decorative value and enhance the luxurious feel of the work. The creation of this work utilizes the methods of exploration, design, and embodiment, starting from data collection and observation, through idea development, design creation, material selection, and the process of realizing the work into a ready-to-wear garment. The result of this creation is Muslim clothing consisting of several levels of work: ready-to-wear, ready-to-wear deluxe, and haute couture. Through this work, it is hoped that Tanah Liek batik will become more widely known, especially to the younger generation, and become a new innovation in the development of Indonesian Muslim fashion design while maintaining local cultural values.

Keywords:     Tanah Liek Batik, Muslim Wear, Knitting Technique, Sequins, Muslim Clothing

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bestari, P. (2016). Dasar-Dasar Desain Busana. Yogyakarta: Andi Publisher.

Fitriani, & Syamsir. (2019). “Pemanfaatan Tanah Liat sebagai Mordant pada Pewarnaan Alami Batik Tanah Liek.” Jurnal Tekstil Indonesia.

Karomah, P. (1988). Pengetahuan Mode. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Nina, S. (1999). Busana Muslimah dalam Perspektif Islam. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar.

Rachmawati. (2021). “Perkembangan Busana Muslim di Indonesia pada Era Modern.” Jurnal Fashion dan Budaya.

Siti. (2015). Busana Muslim Sesuai Syariat Islam. Yogyakarta: Deepublish.

Soedarmono. (2008). Batik dan Mitra. Jakarta: Balai Pustaka.

Widjiningsih. (1986). Desain Busana dan Sumber Ide. Yogyakarta: IKIP Yogyakarta.

Yulia. (2018). “Eksplorasi Batik Tanah Liek sebagai Warisan Budaya Minangkabau.” Jurnal Seni dan Budaya Nusantara.

Downloads

Published

2026-07-25