Analisis Dampak Fenomena Fatherless Terhadap Pola Interaksi Anak Usia Dini di TK Al-Kautsar Kecamatan Cikancung
DOI:
https://doi.org/10.66914/r6gn9903Keywords:
Fatherless, Anak Usia dini, PatriarkiAbstract
Keluarga merupakan fondasi utama dalam pembentukan karakter dan perkembangan anak, di mana kehadiran figur ayah memiliki peran yang sangat krusial bagi aspek emosional, sosial, dan moral. Namun, fenomena ketiadaan figur ayah atau istilah fatherless baik secara fisik maupun psikologis semakin marak terjadi di Indonesia, termasuk lingkungan pendidikan anak usia dini. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor yang menjadi penyebab terjadinya fatherless, dampak, serta pola interaksi anak usia dini di TK Al-Kautsar. Penulis menggunakan metode kualitatif deskriptif, data di kumpulkan melalui observasi, wawancara dengan guru kelas, dan studi dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa faktor utama fatherless yang terdiri dari perceraian, kematian, pekerjaan ayah di luar kota, serta budaya patriarki yang mengakibatkan adanya batasan anatara ayah dalam pengasuhan pada anak. Dampak yang teridentifikasi antara lain rendahnya kepercayaan diri, kesulitan ekspresi emosional, ketergantungan tinggi pada figur otoritas, serta kecenderungan menarik diri dari interaksi sosial. Pola interaksi anak fatherless ditandai dengan hambatan dalam membangun hubungan dengan teman sebaya dan kebutuhan akan validasi emosional yang lebih intensif.
Kata Kunci: Fatherless, Anak Usia dini, Patriarki
Downloads
References
Anesti, Y., & Abdullah, M. N. (2024). Fenomena Fatherless: Penyebab Dan Konsekuensi Terhadap Anak Dan Keluarga. WISSEN : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 200-206.
anesti, Y., & Abdullah, M. N. (2024). Fenomena Fatherless : Penyebab Dan Konsekuensi Terhadap Anak Dan keluarga. WISSEN : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 200-206.
Ariska, A. O. (2022). Analisis Fatherless terhadap Pola Asuh Anak. ECJ: Early Childhood Journal, Vol. 3No. 1, Page: 32-45.
Ariyati, a., & Zaidah, V. M. (2024). DAMPAK PSIKOLOGIS AYAH TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI. Khazanah pendidikan, E-ISSN:2807-1379 P-ISSN:1979-6668.
BPS. (2025, Juni 3). Provinsi Jawa Barat menduduki angka perceraian tertinggi. Retrieved from https://bandungkab.bps.go.id/id/news/2025/06/03/270/provinsi-jawa-barat-menduduki-angka-perceraian-tertinggi-.html
Cresswell, J. W. (2014). Research Desigen. California: SAGE publications.
Dzakiyah, N. (2026). Dampak fatherless terhadap perkembangan anak dan faktor penyebab dalam keluarga di indonesia. Maliki Interdisciplinary Journal (MIJ), Volume 4, Issue May, pp. 287-292.
Hanifah, G., Dhea M, G. R., Khalda, B. B., Uly, A. D., Aditya, a. N., & Hamidah, S. (2024). Analisis Dampak Fatherless terhadap Kondisi Sosioemosional. Jurnal Psikoedukasi dan Konseling, ISSN 2580-4545 (online).
Mahendra, J. P., & Rahayu, F. (2024). Fatherless Phenomenon After Divorce and Its Impact on Children's Social and Academic Behavior. nternational Journal of Education, Information Technology and Others (IJEIT), 47-55.
Nabila, P. A., Arifin, K., Wulandari, V., & Syam, H. (2025). Dampak fatherless terhadap Perkembangan Anak. . Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik Vol 2, No.4 Agustus, 136-144.
Noorsyifa, G. C., & Santoso, M. B. (2023). Fungsi Keluarga Dalam Pencegahan Kenakalan Remaja. Social Work Journal Vol 13, 32-41.
Panjaitan, K. S., & Pura, V. D. (2025). Budaya Patriarki dan Fenomena Fatherless. Multikultural Jurnal, Vol 3.
Pound, L. (2005). How Children Learn. In H. H. Dulwich Road, How Children Learn. London: A divisiona of MA Education Ltd, .
Putry, S. A., Salamah, U., & Febrina, I. (2025). Dinamika Komunikasi Perempuan Fatherlessdengan Ayah Penyandang Gangguan Mental di Kota Garut. MUKASI: Jurnal Ilmu Komunikasihttps://journal.yp3a.org/index.php/MUKAS, e-ISSN 2828-3449 | p-ISSN 2828-3589.
Ridha Wahyuni, A. A. (2024). Studi Fenomenologis: “Self Acceptance Pada Perempuan Dengan Pengalaman Fatherless”. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research Volume 4, 5646-5647.
Rosa, N. (2025, Jum'at 17). 15,9 Juta Anak Indonesia Tumbuh Tanpa Sosok Ayah, Ini Dampak Psikologisnya. Retrieved from detikkalimantan: https://www.detik.com/kalimantan/berita/d-8164756/15-9-juta-anak-indonesia-tumbuh-tanpa-sosok-ayah-ini-dampak-psikologisnya
Salam, U. S. (2023). Ketika Ayah Tak Lagi Hadir: Dampak Fatherless pada Anak dan Keluarga. Retrieved from SIAP PPAK (Sistem Informasi Pelayanan Perlindungan perempuan dan anak): https://ppa-dp3appkb.surabaya.go.id/artikel/212
UMS. (2025, Oktober 16). Fatherless Generation Akibat Raibnya Peran Ayah. Retrieved from UMS: https://www.ums.ac.id/berita/teropong-jagat/fatherless-generation-akibat-raibnya-peran-ayah
Utami, Azhary Pangestu. (2021). Analisis Dampak Fatherless Pada Kenakalan Remaja SMAN DI Jakarta Timur. Jakarta: Repository UIN Jakarta. Retrieved from repository.uinjkt: https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/59373/1/11140150000064_AZHARY%20PANGESTU%20UTAMI%20-%20AZHARY%20PANGESTU%20UTAMI.pdf
Zaky, W. (2024, Desember). MENGUNGKAP PENGARUH FATHERLESS, TANTANGAN ANAK TANPA PERAN SEORANG AYAH. Retrieved from https://unair.ac.id/post_fetcher/fakultas-kesehatan-masyarakat-mengungkap-pengaruh-fatherless-tantangan-anak-tanpa-peran-seorang-ayah/
Downloads
-
PDF FULL TEXT
Abstract Dilihat : 60 Kali , Download: 61 Kali
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nasywaa Maitsaa Athiyah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Nasywaa Maitsaa Athiyah

