Analisis Followers Generasi Z Terhadap Representasi Kebaya dalam Konten Tiktok @Raniayamin

Authors

  • ID Sucy Afryana Nasution Universitas Bina Sarana Informatika, Jakarta Indonesia Author
  • ID Chepi Nurdiansyah niversitas Bina Sarana Informatika, Jakarta Indonesia Author
  • ID Jaka Atmaja niversitas Bina Sarana Informatika, Jakarta Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.66914/4yj7b207

Keywords:

Analisis Resepsi, Representasi Kebaya, Generasi Z

Abstract

Kebaya sebagai warisan budaya Indonesia masih menghadapi tantangan untuk tetap relevan di kalangan Generasi Z. Di tengah perkembangan media sosial, kebaya tidak hanya ditampilkan sebagai busana tradisional, tetapi juga direpresentasikan melalui gaya modern dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana followers Generasi Z memaknai representasi kebaya dalam konten TikTok @raniaayamin berdasarkan teori encoding-decoding Stuart Hall serta mengetahui faktor yang mempengaruhi pemaknaan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan analisis resepsi, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap lima informan yang dipilih secara purposive, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi kebaya yang dibangun Rania Yamin, dipengaruhi oleh latar belakang budaya keluarganya, diterima oleh followers Generasi Z sebagai busana yang tetap memiliki nilai budaya dan relevan digunakan sekarang. Pemaknaan informan menunjukkan dominasi pada posisi dominan, sementara tiga informan juga berada pada posisi negosiasi karena memberikan penyesuaian berdasarkan pengalaman masing-masing. Posisi oposisi tidak ditemukan. Pemaknaan tersebut dipengaruhi oleh pengalaman pribadi, kebiasaan berpakaian, preferensi konten media sosial, serta pertimbangan kepraktisan dalam menggunakan kebaya. Temuan ini berimplikasi bahwa TikTok dapat menjadi ruang untuk menghadirkan kebaya secara relevan dan dekat dengan kehidupan Generasi Z di era digital.
Kata Kunci: Analisis Resepsi, Representasi Kebaya, Generasi Z

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggraeni, R., Nurharini, A., Budiarso, Y. S., & Putri, L. A. (2024). Analisis Dampak Game Online Terhadap Perubahan Karakter. 1(June), 17–23.

April, N., & Subowo, A. T. (2021). Dunamis : Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Membangun Spiritualitas Digital bagi Generasi Z. 5(2), 379–395. https://doi.org/10.30648/dun.v5i2.464

Azzahra, N. S., Sakinah, A. H., & Ulya, S. (2023). Kebaya dan Kelas Sosial Wanita Jawa pada Masa Kolonial ( 1890-1940 ): Perspektif Habitus Bourdieu. 2(2).

B, G. A. E. (2023). Globalisasi Budaya , Homogenisasi dan Pengaruhnya terhadap Identitas Budaya Lokal. 1(2), 71–80.

Bahasa, A. J., Ayuanda, W., Sidabalok, D., & Perangin-angin, A. B. (2024). Budaya Jawa dalam Film Primbon : Analisis Representasi Stuart Hall. 7, 440–449.

Boeker, M. (n.d.). An Empirical Investigation of Personalization Factors on TikTok. In Proceedings of the ACM Web Conference 2022 (WWW ’22), April 25â•fi29, 2022, Virtual Event, Lyon, France (Vol. 1, Issue 1). Association for Computing Machinery. https://doi.org/10.1145/3485447.3512102

Informasi, T., Sains, F., & Nias, U. (2024). BUDAYA DI INDONESIA. 01(November), 102–107.

Izza, L. S., Sejarah, P., & Jambi, U. (2023). Pembentukan dan pencarian identitas budaya indonesia. 2(1), 160–168.

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. (2024). Indonesia dan empat negara lainnya berhasil memasukkan kebaya dalam daftar Warisan Budaya Takbenda UNESCO. Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.

Pratama, A. P. (n.d.). Peran Penting Bahasa dalam Membentuk Identitas Budaya.https://kumparan.com/andikaputrapratama164/peran-penting-bahasa-dalam-membentuk-identitas-budaya-22eHXfIs5Ct

Purwanti, S. (2024). PENGGUNAAN APLIKASI TIKTOK SEBAGAI MEDIA HIBURAN BAGI GENERASI Z. 07(02), 161–179.

Ramadhani, O. (2025). Generasi Z dan Teknologi : Gaya Hidup Generasi Z di Era Digital. 3.

Rizana, A. H., Sumartias, S., & Mirawati, I. (2024). Revitalizing kebaya in the digital era : Qualitative analysis of Rania Yamin ’ s TikTok. 9(1), 45–69.

Susanto, D. (n.d.). MODEL AISAS UNTUK MEMETAKAN KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN BERDASARKAN KUALITAS KONTEN TIKTOK #RACUNSHOPEE.

Tandrian, V., & Dwihadiah, D. L. (2025). STRATEGI SOCIAL SELLING LIVE STREAMER DALAM PENJUALAN ONLINE DI TIKTOK LIVE LIVE STREAMERS SOCIAL SELLING STRATEGIES IN ONLINE SALES ON TIKTOK LIVE. 1(2), 81–92.

Downloads

Published

2026-10-19