Peran Media Sosial Instagram (@Disbudparsala3) Sebagai Media Interaksi dan Pengembangan Wisata Budaya Museum Salatiga

Authors

  • ID Diva Aziz Universitas Bina Sarana Informatika, Jakarta Indonesia Author
  • ID Chepi Nurdiansyah Universitas Bina Sarana Informatika, Jakarta Indonesia Author
  • ID Jaka Atmaja Universitas Bina Sarana Informatika, Jakarta Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.66914/yh81zd40

Keywords:

Instagram, Computer-Mediated Communication (CMC), Interaksi Digital, Wisata Budaya, Museum Salatiga

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong pemanfaatan media sosial sebagai sarana penyampaian informasi, interaksi, dan promosi di berbagai bidang, termasuk pengembangan wisata budaya. Instagram menjadi salah satu media digital yang dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan potensi wisata budaya kepada masyarakat secara lebih luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran media sosial Instagram (@disbudparsala3) sebagai media interaksi dan pengembangan wisata budaya Museum Salatiga serta mengidentifikasi fungsi Instagram dalam membangun komunikasi dua arah antara pengelola dan publik. Penelitian ini menggunakan perspektif Computer-Mediated Communication (CMC) untuk memahami proses komunikasi yang berlangsung melalui media digital, khususnya melalui penyampaian pesan, interaktivitas, respons komunikasi, dan keberlanjutan pertukaran pesan. Fokus penelitian diarahkan pada penyajian konten mengenai Museum Salatiga, interaksi melalui kolom komentar dan pesan langsung (direct message), serta respons pengelola terhadap pertanyaan dan tanggapan masyarakat. Melalui perspektif CMC, Instagram dipahami tidak hanya sebagai media penyebaran informasi, tetapi juga sebagai ruang komunikasi digital yang memungkinkan terjadinya pertukaran informasi antara pengelola dan publik. Pemanfaatan Instagram berpotensi mendukung pengenalan sejarah, koleksi, dan nilai budaya Museum Salatiga sehingga dapat meningkatkan pengetahuan serta ketertarikan masyarakat terhadap wisata budaya. Namun, efektivitasnya bergantung pada kualitas konten, konsistensi pengelolaan akun, serta keaktifan dan keberlanjutan interaksi antara pengelola dan pengguna. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai pemanfaatan media sosial dalam mendukung komunikasi publik dan pengembangan wisata budaya Museum Salatiga.

Kata Kunci: Instagram, Computer-Mediated Communication (CMC), Interaksi Digital, Wisata Budaya, Museum Salatiga.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdussamad, Z. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. Dalam M. S. Dr. Patta Rapanna, SE. (Ed.), @Syakir Media Press (1 ed., Vol. 11, Nomor 1). @Syakir Media Press.

Amalia, N., Fitria, M., & Firliandoko, R. (2025). Pemanfaatan Media Instagram Dalam Pengembangan Pembangunan. Jurnal Sosial Humaniora, 16(1), 52–69. https://doi.org/10.30997/jsh.v16i1.16512

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2022). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. SAGE Publication.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2024). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches. SAGE Publications.

Hakim, H. I., Polin, I., & Irwansyah. (2024). Peran Media Sosial Instagram Sebagai Media Informasi Dalam Masyarakat 5.0. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(23), 287–300. https://doi.org/10.5281/zenodo.14564263

Herring, S. (2004). Computer-mediated discourse analysis: an approach to researching online communities. Dalam Research Gate. https://doi.org/10.1017/CBO9780511805080.016

Kharismawati, M., & Hidayat, A. (2025). Analisis Kritis atas Peran Instagram dalam Representasi Pariwisata dan Konstruksi Identitas Budaya: Studi Kasus Pada Makam Raja Yogyakarta. Public Knowledge, 2(2), 160. https://doi.org/10.62771/pk

Kinanti, A., Oktavia, A., Ridha Toparana, A., Ahsannurridha, A., & Sintiya Adekayanti, D. (2026). Dampak Penggunaan Media Sosial Terhadap Interaksi Sosial Masyarakat. REFORM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya, 09(1), 1–7.

Mehraliyev, F., Choi, Y., & King, B. (2021). Theoretical Foundations of Social Media Power in Hospitality and Tourism: A Hierarchical Model. Cornell Hospitality Quarterly, 62(2), 215–231. https://doi.org/10.1177/1938965520924650

Miles, M. B., Huberman, M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis (3 ed.). SAGE Publisher.

Mulyana, A., & Vazza, A. P. (2023). Social Construction of New Media in Cyberspace (Afgiansyah, Ed.; 1 ed.). Rekacipta Proxy Media.

Santoso, A., Sulistyawati, A. I., & Vydia, V. (2022). Instagram as Social Media and His Role in The Tourism Promotion. Indonesian Journal of Business and Entrepreneurship, 8(3), 415–420. https://doi.org/10.17358/ijbe.8.3.415

Sugiyono. (2023). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D (19 ed.). Penerbit Alfabeta, Bandung.

Walther, J. (1996). Computer-Mediated Communication: Impersonal, Interpersonal, and Hyperpersonal Interaction. Journal Communication Research, 23(1), 3–43. https://doi.org/10.1177/009365096023001001

Xie-Carson, L., Benckendorff, P., & Hughes, K. (2024). Keep it #Unreal: Exploring Instagram Users’ Engagement With Virtual Influencers in Tourism Contexts. Journal of Hospitality and Tourism Research, 48(6), 1006–1019. https://doi.org/10.1177/10963480231180940

Downloads

Published

2026-10-21