Strategi Komunikasi Digital Public Relations SPPG Bintara 2 Melati Sukma Pertiwi dalam Membangun Engagement pada Akun Instagram
DOI:
https://doi.org/10.66914/nhgae437Keywords:
Strategi Komunikasi Digital, Public Relations, Engagement, Instagram, SPPGAbstract
Kehadiran media sosial telah mengubah cara instansi publik berkomunikasi dengan masyarakat, termasuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bintara 2 Melati Sukma Pertiwi sebagai pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di bawah Badan Gizi Nasional (BGN). Melalui Instagram, SPPG Bintara 2 membangun komunikasi dengan orang tua peserta didik, sekolah mitra, dan masyarakat guna meningkatkan engagement serta kepercayaan publik terhadap program. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi digital Public Relations SPPG Bintara 2 dalam membangun engagement pada akun Instagram. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif dan paradigma konstruktivisme. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi akun Instagram, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña (2014) dengan mengacu pada teori Strategi Komunikasi Public Relations Rosady Ruslan (2016) serta konsep engagement Brodie et al. (2011). Hasil penelitian menunjukkan bahwa SPPG Bintara 2 menerapkan lima tahapan strategi komunikasi PR, meliputi identifikasi khalayak, perumusan pesan yang sederhana dan transparan, pemanfaatan Instagram sebagai media utama, pelaksanaan komunikasi yang konsisten, autentik, dan responsif, serta evaluasi melalui Instagram Insights dan respons audiens. Strategi tersebut berhasil membangun engagement pada berbagai dimensi, mulai dari learning, sharing, hingga advocating, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
Kata Kunci: Strategi Komunikasi Digital, Public Relations, Engagement, Instagram, SPPG.
Downloads
References
Badan Gizi Nasional. (2025). Petunjuk teknis tata kelola penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis. https://bgn.go.id/
Badan Gizi Nasional. (2025). BGN akan memulai Program Makan Bergizi Gratis secara bertahap. https://bgn.go.id/
Brodie, R. J., Hollebeek, L. D., Jurić, B., & Ilić, A. (2011). Customer engagement: Conceptual domain, fundamental propositions, and implications for research. Journal of Service Research, 14(3), 252–271. https://doi.org/10.1177/1094670511411703
Kaplan, A. M., & Haenlein, M. (2010). Users of the world, unite! The challenges and opportunities of social media. Business Horizons, 53(1), 59–68. https://doi.org/10.1016/j.bushor.2009.09.003
Kotler, P., Kartajaya, H., & Setiawan, I. (2021). Marketing 5.0: Technology for humanity. John Wiley & Sons.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Pratiwi, A. P., & Abdurrahman, M. S. (2021). Strategi pengelolaan media sosial Instagram Humas Pemerintah Kota Bandung di masa pandemi Covid-19. eProceedings of Management, 8(3). [Periksa kembali metadata artikel dan tautan publikasi.]
Ruslan, R. (2016). Manajemen public relations & media komunikasi: Konsepsi dan aplikasi. Rajawali Pers.
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.
We Are Social, & Hootsuite. (2023). Digital 2023: Global overview report. https://datareportal.com/reports/digital-2023-global-overview-report
Downloads
-
PDF FULL TEXT
Abstract Dilihat : 0 Kali , Download: 0 Kali
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhamad Raihan Imron, Horidatul Bakiyah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Muhamad Raihan Imron

