Islam dan Budaya Lokal Masyarakat Lampung Pesisir Barat

Authors

  • ID Ratna Dewi Program Studi Sejarah Peradapan Islam, Fakultas Adab, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung Indonesia Author
  • ID Luvia Lorra Vedriana Program Studi Sejarah Peradapan Islam, Fakultas Adab, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung Indonesia Author
  • ID Amanda Ali Program Studi Sejarah Peradapan Islam, Fakultas Adab, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung Indonesia Author
  • ID Fauziyan Falih Ahmad Program Studi Sejarah Peradapan Islam, Fakultas Adab, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.66914/ajmc8p76

Keywords:

Islam, budaya lokal, Lampung Saibatin, Pesisir Barat, Ngejalang

Abstract

Penelitian ini membahas hubungan Islam dan budaya lokal masyarakat Lampung Pesisir Barat, khususnya masyarakat Lampung Saibatin. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) melalui buku, jurnal ilmiah, penelitian terdahulu, dan data Badan Pusat Statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan Islam dan budaya lokal berlangsung melalui interaksi dan penyesuaian antara nilai Islam dan tradisi yang diwariskan turun-temurun. Hal ini terlihat pada tradisi Ngejalang yang memuat nilai doa, silaturahmi, berbagi, dan kebersamaan, serta Ngumbai Lawok yang mencerminkan rasa syukur kepada Allah, kepedulian sosial, dan hubungan masyarakat dengan laut. Dengan demikian, Islam dan budaya lokal masyarakat Pesisir Barat tidak berdiri terpisah, tetapi saling berinteraksi membentuk kehidupan sosial dan identitas budaya masyarakat.

Kata kunci: Islam, budaya lokal, Lampung Saibatin, Pesisir Barat, Ngejalang.

Abstract

This study examines the relationship between Islam and local culture among the Lampung Saibatin community of Pesisir Barat. Using a descriptive qualitative library-research approach based on books, scholarly articles, previous studies, and Statistics Indonesia (BPS) data, it finds that the relationship develops through interaction and mutual adjustment between Islamic values and inherited traditions. The Ngejalang tradition embodies prayer, kinship, sharing, and togetherness, while Ngumbai Lawok expresses gratitude to God, social concern, and the community’s bond with the sea. Islam and local culture therefore interact, rather than stand apart, in shaping the community’s social life and cultural identity.

Keywords: Islam, local culture, Lampung Saibatin, Pesisir Barat, Ngejalang.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anwar, M. Saidun, Izomiddin, E. Rochmiatun, M. Noupal, dan Choirudin. “Ngumbai Lawok Ceremony: Social Construction and ‘Urf Perspective of the Coastal Muslim Community of Lampung.” Religious: Jurnal Studi Agama-Agama dan Lintas Budaya 6, no. 2 (2022): 243–260. https://doi.org/10.15575/rjsalb.v6i2.17587.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Pesisir Barat. Kabupaten Pesisir Barat dalam Angka 2026. Pesisir Barat: BPS Kabupaten Pesisir Barat, 2026.

Hardi, Purna Catra Septa. “Representasi Nilai-Nilai Karakteristik Tradisi Ngejalang dalam Kearifan Lokal Masyarakat Lampung Saibatin Pekon Negeri Ratu Kecamatan Ngambur Kabupaten Pesisir Barat.” Skripsi, UIN Raden Intan Lampung, 2018.

Khoiriyah, Febriana, Miftahuddin, Sumargono, dan Ardian Fahri. “The Values of Local Wisdom of the Ngumbai Lawok Tradition as a Source of History Learning.” Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah 10, no. 1 (2025): 105–118. https://doi.org/10.24042/tadris.v10i1.23794.

Khoiruddin dan Juhratul Khulwah. “Moderasi Beragama dalam Kearifan Lokal pada Masyarakat Pesisir Barat Provinsi Lampung.” Moderatio: Jurnal Moderasi Beragama 3, no. 1 (2023): 76–91. https://doi.org/10.32332/moderatio.v3i1.5865.

Miles, Matthew B., A. Michael Huberman, dan Johnny Saldaña. Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. Edisi ke-3. Los Angeles: SAGE Publications, 2014.

Moleong, Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2017.

Mutia, Ainun Nabila. “Islam dan Kearifan Lokal Lampung (Studi atas Nilai-Nilai Islam pada Tradisi Ngejalang Masyarakat Lampung Saibatin).” Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung, 2022.

Nopia, Eni. “Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam pada Tradisi Ngejalang Kubokh dalam Kearifan Lokal Masyarakat Lampung Sai Batin Pekon Negeri Ratu Tenumbang Kabupaten Pesisir Barat.” Tesis, UIN Raden Intan Lampung, 2023.

Nopia, Eni, Chairul Anwar, dan Guntur Cahaya Kesuma. “Internalisasi Nilai Pendidikan Islam Berbasis Kearifan Lokal: Analisis Praktik Tradisi Ngejalang Kubokh dalam Pembentukan Sikap Sosial dan Religius Masyarakat.” Fitrah: Journal of Islamic Education 3, no. 2 (2022): 160–175. https://doi.org/10.53802/fitrah.v3i2.168.

Ruslan, Idrus, dan Ali Abdul Wakhid. “Tradisi Islam Pesisir: Ritual Ngumbai Lawok di Kabupaten Pesisir Barat Provinsi Lampung.” Al-Adyan: Jurnal Studi Lintas Agama 14, no. 2 (2019): 133–158. https://doi.org/10.24042/ajsla.v14i2.5328.

Sugiyono. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta, 2018.

Downloads

Published

2026-10-29